Kontroversi Mobil Mewah dalam Distribusi Makan Bergizi di Sumenep
Sebuah video yang menunjukkan mobil mewah mengangkut menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumenep, Jawa Timur, viral di media sosial pada 15 Januari 2026.
Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League
Video ini memicu beragam reaksi di kalangan warganet terkait pelaksanaan program MBG yang bertujuan untuk siswa.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan dua mobil premium, yaitu Toyota Vellfire dan Toyota Alphard, tiba di sebuah sekolah untuk membagikan menu MBG kepada siswa.
Mobil-mobil tersebut dikawal oleh mobil listrik BYD Sealion 7 yang memiliki pelat nomor M 8 G. Unggahan ini dibagikan oleh akun Instagram @inijawatimur dan telah mendapatkan lebih dari 4.000 likes, 524 komentar, serta 858 kali dibagikan.
Reaksi warganet tercermin dalam komentar yang beragam, dari kritik mengenai penggunaan kendaraan mewah untuk program yang berorientasi pada siswa hingga sindiran terhadap situasi guru honorer yang mungkin terdampak.
Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif
M. Kholilur Rahman, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, memberikan penjelasan terkait penggunaan mobil mewah untuk distribusi.
"Iya, saya tahu ada mobil mewah yang digunakan mengangkut MBG," ungkap Kholilur dalam sebuah konfirmasi.
Ia menjelaskan bahwa mobil-mobil tersebut berasal dari dapur SPPG Kolor di Kecamatan Kota Sumenep dan menegaskan bahwa penggunaan kendaraan tersebut tidak melanggar peraturan yang ada.
Kholilur menjelaskan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) tidak mengatur secara spesifik jenis kendaraan yang boleh digunakan untuk pendistribusian makanan bergizi di sekolah.
"Yang penting syaratnya terpenuhi, asal tertutup dan aman," jelasnya, menegaskan hal-hal krusial dalam pendistribusian.
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan pemilihan jenis kendaraan sepenuhnya di tangan dapur SPPG masing-masing, asalkan kendaraan yang digunakan layak dan dapat menjaga kualitas makanan yang didistribusikan.
Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: