BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 14:10 WIB

Dampak Penebangan Ilegal Terhadap Risiko Banjir di Indonesia

Dampak Penebangan Ilegal Terhadap Risiko Banjir di IndonesiaDampak Penebangan Ilegal Terhadap Risiko Banjir di Indonesia

Kegiatan penebangan ilegal di Indonesia memicu berbagai dampak lingkungan, terutama meningkatnya risiko banjir. Ketika hutan ditebang tanpa kontrol, keseimbangan ekosistem terganggu, dan dampaknya dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perlakuan Istimewa Selebritas di DPR

Banjir yang sering terjadi sebagian besar disebabkan oleh hilangnya serapan air tanah akibat praktik illegal logging. Artikel ini akan mengulas hubungan antara penebangan liar dan banjir yang sering menerjang berbagai daerah di Indonesia.

Pengertian dan Praktik Illegal Logging

Illegal logging atau penebangan ilegal merupakan praktik penebangan pohon tanpa izin dari pihak berwenang. Kegiatan ini sering dilakukan oleh pelaku yang ingin meraih keuntungan cepat tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Di Indonesia, hutan tropis adalah sumber daya alam esensial yang berfungsi sebagai penyangga lingkungan dan penyerap air. Namun, kegiatan illegal logging mengakibatkan hilangnya area hutan yang vital bagi keseimbangan ekosistem.

Daerah seperti Kalimantan dan Sumatera menjadi sasaran utama praktik illegal logging. Hal ini berdampak negatif pada biodiversitas dan meningkatkan potensi bencana alam di wilayah tersebut.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Ancam Data Pengguna iOS dan Mac

Dampak Terhadap Lingkungan

Kerusakan hutan akibat illegal logging menimbulkan dampak signifikan pada lingkungan. Fungsi hutan sebagai pengatur siklus air terganggu, yang menyebabkan daerah tersebut menjadi rentan terhadap bencana banjir.

Ketika pohon-pohon ditebang, tanah menjadi lebih mudah tergerus, membuat lahan yang sebelumnya mampu menyerap air hujan kehilangan kemampuannya. Air hujan kemudian mengalir langsung ke sungai dan badan air tanpa ada penyerapan terlebih dahulu.

Hilangnya tutupan vegetasi juga menyebabkan peningkatan sedimentasi di sungai. Semakin banyak sedimen yang terbawa, aliran sungai menjadi lebih cepat, meningkatkan risiko banjir bandang di wilayah hilir.

Kasus Banjir yang Dipicu Illegal Logging

Salah satu contoh nyata dampak penebangan ilegal terlihat pada banjir yang melanda wilayah hulu Sungai Ciliwung. Sejak adanya penebangan ilegal, intensitas banjir semakin meningkat setiap tahunnya, yang merugikan masyarakat sekitar.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), illegal logging di hulu sungai berkontribusi besar terhadap volume air yang mengalir ke hilir secara cepat. Hal ini berakibat pada banjir yang lebih parah saat hujan lebat.

Kasus lain terjadi di Kalimantan, di mana banjir besar melanda setelah musim hujan. Penelitian menunjukkan bahwa area yang mengalami penebangan ilegal jauh lebih rentan terhadap bencana ini dibandingkan dengan daerah yang hutan-nya tetap terjaga.

Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Penebangan Ilegal Terhadap Risiko Banjir di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!