Klarifikasi Pengacara Terkait Kedatangan Debt Collector di Rumah Sarwendah
Pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan klarifikasi terkait kedatangan debt collector ke rumah Sarwendah. Ia menegaskan bahwa masalah ini seharusnya bersifat pribadi dan tidak perlu dipublikasikan.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Ancam Data Pengguna iOS dan Mac
Minola menyatakan bahwa informasi yang beredar berpotensi mendiskreditkan kliennya dan harus diselesaikan secara privat tanpa publikasi lanjut.
Dalam penjelasannya, Minola Sebayang menyoroti urgensi konferensi pers mengenai isu debt collector. Beliau mencatat bahwa publikasi yang ada saat ini dapat menambah kesalahpahaman mengenai kondisi finansial Ruben.
"Kalau tujuannya untuk menekankan bahwa Ruben dalam kondisi tidak mampu ekonomi, itu sangat tidak bijak. Persoalan ini sebenarnya bisa diselesaikan secara privat," ungkapnya dalam sebuah wawancara.
Minola juga menjelaskan bahwa mobil yang ditagihkan oleh debt collector tidak berada di rumah Ruben, melainkan masih dalam perbaikan di bengkel. Oleh karena itu, kedatangan debt collector ke rumah Sarwendah menjadi tidak relevan karena alamat yang dituju salah.
Baca juga: Aksi Pria Berjaket Ojol Viral di Atas Kereta KRL di Stasiun Cikini
Minola menambahkan bahwa proses penagihan di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam konteks ini, debt collector diwajibkan untuk menjalankan prosedur yang ada, yang mencakup surat peringatan sebelum melakukan kunjungan.
"Penagihan harus dimulai dengan surat peringatan. Jika mobil yang menjadi objek leasing sudah dicari tapi salah alamat, cukup diberi tahu saja," tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa proses ini harus lebih diarahkan agar tidak ada miskomunikasi antara pihak-pihak yang terlibat, demi kepentingan semua pihak.
Dari sudut pandang Minola, terdapat pertanyaan mendasar mengenai urgensi mengungkapkan masalah ini kepada publik. Ia mempertanyakan alasan di balik keputusan untuk membuat isu debt collector ini menjadi konsumsi publik.
"Pertanyaan saya, kenapa masalah debt collector sampai diumumkan ke publik? Apakah ini terkait ketidaknyamanan komunikasi antara klien kami dan pihak Sarwendah?" tutupnya.
Minola berharap agar semua pihak lebih berhati-hati dalam menangani masalah yang bersifat pribadi sehingga tidak menimbulkan stigma negatif di masa mendatang.
Baca juga: Kontroversi Anggota DPR Dinonaktifkan Tanpa Pengurangan Gaji
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: