Riasan wajah telah berkembang menjadi bentuk seni yang mencerminkan perubahan zaman dan budaya. Dari teknik tradisional hingga inovasi modern, setiap tahun membawa tren baru dalam dunia kecantikan.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Perkembangan teknologi dan pengaruh media sosial memengaruhi cara kita memanfaatkan riasan. Artikel ini mengupas perjalanan evolusi riasan dan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut.
Sejarah Riasan Wajah
Riasan wajah sudah ada sejak ribuan tahun lalu, dimulai dari penggunaan kohl oleh peradaban Mesir kuno untuk merias mata. Seiring berjalannya waktu, berbagai produk dan teknik baru muncul yang merangkul berbagai budaya di seluruh dunia.
Di era Victoria, riasan mulai dianggap tabu, tetapi kemunculan film dan media membuat masyarakat kembali tertarik pada riasan wajah. Ini menjadi cikal bakal tren riasan modern yang kita kenal sekarang.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Setelah Penjarahan
Dampak Media Sosial Terhadap Riasan
Media sosial seperti Instagram dan TikTok telah memberikan dampak signifikan terhadap pandangan dan praktik riasan di kalangan masyarakat. Influencer dan beauty guru kini menjadi sumber inspirasi lewat tutorial yang menarik jutaan penggemar untuk bereksperimen.
Salah satu tren yang menonjol adalah riasan 'Glowy' yang memberikan efek bercahaya pada wajah. Tren ini didorong oleh popularitas hashtag, memudahkan orang berbagi tips dan teknik untuk menciptakan tampilan yang diinginkan.
Inovasi Produk Riasan
Teknologi dalam pembuatan produk riasan telah mengalami kemajuan, dengan banyak merek meluncurkan produk yang lebih ramah lingkungan dan bebas dari bahan kimia yang berbahaya. Contoh yang tampak jelas adalah foundation yang tidak hanya menutupi, tetapi juga merawat kulit.
Peralihan ke produk vegan dan cruelty-free telah menjadi pilihan utama bagi konsumen yang semakin peduli isu lingkungan. Banyak merek kini berupaya menawarkan alternatif yang lebih sehat dan bertanggung jawab dalam pilihan kosmetik.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: