Aura Kasih mengungkapkan bahwa semua kebutuhan anaknya sepenuhnya ditanggung olehnya, tanpa bantuan dari mantan suaminya, Eryck Amaral.
Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan
Dalam pernyataannya, ia menekankan status nafkah yang tidak pernah diterima, serta keputusan untuk tidak meminta bantuan dari Eryck.
Status Komunikasi dengan Eryck Amaral
Aura Kasih mengungkapkan bahwa ia tidak lagi berkomunikasi dengan Eryck Amaral, namun masih memiliki kontak dengan keluarga mantan suaminya.
Ia menjelaskan bahwa anaknya jarang menanyakan tentang keberadaan ayahnya, menyatakan, "Jarang banget (tanya soal Eryck Amaral)."
Menurutnya, anaknya sudah tidak bertemu dengan ayahnya sejak usia delapan bulan, dan hubungan antara mereka hampir tidak ada.
Ia menjelaskan, "Dari umur 8 bulan dia gak pernah tatap muka, jadi gak tahu kejadiannya seperti apa. Gak pernah nanyain, santai saja."
Persiapan untuk Masa Depan
Meskipun anaknya masih berusia lima tahun dan belum memahami sepenuhnya, Aura Kasih siap memberikan penjelasan jika anaknya suatu saat bertanya tentang sosok ayahnya.
Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia
Dia berkata, "Belum ngerti ya masih 5 tahun. Mungkin suatu saat kalau dia bertanya, aku harus siapkan jawaban yang lebih wise."
Hal ini menunjukkan kesadaran Aura Kasih akan kebutuhan emosional anaknya di masa depan mengenai identitas dan peran ayah.
Ia ingin memberikan jawaban yang jujur sekaligus bijak saat saatnya tiba.
Pandangan tentang Nafkah
Aura Kasih menegaskan bahwa mantan suaminya tidak pernah memberikan nafkah untuk anaknya dan ia sama sekali tidak meminta.
Ia menyatakan, "Saya gak minta, dia gak ngasih, dan saya tidak mempertanyakan."
Aura yakin bahwa sebagai seorang ayah, tanggung jawab nafkah adalah suatu kewajiban, namun ia juga memahami bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama.
Dia menambahkan, "Selama aku masih bisa, ya mungkin dianya gak mau, gak punya, atau apa, kita gak pernah tahu."
Baca juga: Pentingnya Mengenali Tanda Awal Serangan Jantung yang Sering Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: