Asri Welas berbagi pengalaman menjalani prosedur facelift dan tummy tuck di Korea Selatan, dengan harapan mendapatkan penampilan yang lebih muda dan ramping.
Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League
Artis berusia 46 tahun ini mengambil keputusan tersebut pada Februari 2025, setelah mempertimbangkan tuntutan karakter dalam proyek yang ia jalani.
Motivasi di Balik Keputusan Operasi
Dalam wawancara, Asri mengungkapkan bahwa keputusan untuk menjalani operasi tersebut dipicu oleh tuntutan karakter yang harus ia ikuti. Ia mengatakan, "Karena peran. Jadi pertama kali, ada peran nih, tapi, ‘mba Asri harus lebih kurus sedikit,’ gitu."
Meskipun telah melakukan berbagai usaha untuk berolahraga, ia mengaku mengalami kesulitan menghilangkan lemak di bagian perut pasca operasi caesar. Selain itu, kerutan di wajah, khususnya di area smile line, juga semakin mengganggu penampilannya.
Oleh sebab itu, Asri mempertimbangkan facelift untuk meremajakan wajah dan mengencangkan jaringan bawah kulit.
Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan
Pengalaman di NANA Hospital
Asri memilih NANA Hospital, sebuah rumah sakit operasi plastik terkemuka di Korea Selatan, untuk menjalani kedua prosedur tersebut. Ia melakukan operasi di tempat tersebut dengan waktu total tujuh jam.
Rasa ragu sempat menghampirinya, namun setelah berkonsultasi dengan dokter, ia merasa lebih yakin. "Jadi saya percaya ketemu, kemudian ketemu sama dokternya, dokternya perempuan waktu itu. Terus dijelasin gini, ‘Oh, ya oke oke’."
Persepsi positif terhadap rumah sakit dan pengalamannya bersama dokter menjadi kunci keputusan Asri untuk melanjutkan prosedurnya.
Transformasi Pasca Operasi
Setelah menjalani proses operasi, Asri merasakan perubahan signifikan pada fisik dan mentalnya. Ia menyatakan, dengan facelift, kulit wajahnya tampak lebih kencang, sedangkan tummy tuck membuat perutnya terlihat lebih rata.
Kepuasan ini dirasakannya tidak hanya dari segi penampilan, tetapi juga meningkatnya rasa percaya diri. "Kalau sekarang ya, sekarang aku lebih, jatuhnya lebih percaya diri. Kemudian bahagia harus, terus lebih aku tahu mauku apa," ungkapnya.
Transformasi fisik ini dia nilai telah membantunya memenuhi tuntutan peran dalam proyek yang ia jalani dan memotivasi dirinya untuk terus memperbaiki diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: