Cara Mengatasi Rambut Lepek di Cuaca Panas
Cuaca panas sering membuat rambut tampak lepek dan berminyak. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat diambil untuk menjaga tampilan rambut tetap segar dan bervolume di tengah teriknya matahari.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Rutinitas keramas merupakan langkah awal yang penting. Gunakan sampo yang ringan dan bebas sulfat, karena bahan kimia keras dapat membuat rambut kering dan lebih mudah lepek.
Disarankan untuk keramas setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Namun, jika rambut cenderung berminyak, sebaiknya jangan ragu untuk keramas lebih sering dengan sampo yang sesuai.
Setelah keramas, penting untuk menggunakan kondisioner hanya pada ujung rambut. Ini membantu menjaga kelembapan tanpa memberikan beban pada akar rambut.
Pemilihan produk styling sangat krusial, terutama saat cuaca panas. Pilihlah gel atau spray penata yang ringan dan tahan panas untuk menjaga bentuk rambut Anda.
Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif
Hindari penggunaan produk yang terlalu berminyak atau berat, seperti pomade, yang justru dapat membuat rambut mudah lepek.
Sebagai alternatif, produk berbasis air lebih disarankan karena dapat membantu menjaga bentuk rambut tanpa memberikan efek berat. Semprotkan sedikit spray rambut untuk menambah daya tahan gaya rambut.
Gaya rambut juga berperan penting dalam tampilan keseluruhan. Pilihlah gaya yang lebih mengangkat, seperti ponytail tinggi atau bun, yang tidak hanya terlihat stylish tapi juga membantu mengurangi kelembapan di dekat wajah.
Jika menginginkan rambut tergerai, gunakan teknik blow dry dengan kepala membungkuk untuk memberikan volume pada akar rambut.
Hindari membiarkan rambut terlalu lama tergerai tanpa penataan karena paparan panas yang berkepanjangan dapat menyebabkan rambut menjadi lepek.
Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: