Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 21:00 WIB

Makan Malam dan Berat Badan: Menelusuri Kebenaran di Balik Mitos

Author

Makan Malam dan Berat Badan: Menelusuri Kebenaran di Balik Mitos

Masyarakat sering kali memiliki pemahaman keliru tentang dampak makan malam terhadap berat badan. Banyak yang khawatir bahwa makan di malam hari adalah penyebab utama kenaikan berat badan.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video

Namun, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa sebetulnya waktu makan tidak memiliki pengaruh langsung terhadap penambahan berat badan, melainkan total kalori yang dikonsumsi selama sehari.

Pengaruh Waktu Makan Terhadap Berat Badan

Kebanyakan orang percaya bahwa konsumsi kalori di malam hari akan berdampak negatif terhadap berat badan. Akan tetapi, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutritional Dietetics menemukan bahwa individu yang mengonsumsi kalori dalam batas normal, bahkan jika dilakukan di malam hari, tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam kenaikan berat badan jika dibandingkan dengan mereka yang makan lebih awal.

Penting untuk dicatat bahwa jenis makanan yang dikonsumsi juga memengaruhi hasil tersebut. Makanan dengan kandungan kalori dan lemak tinggi dapat meningkatkan potensi terjadinya kelebihan kalori harian, sehingga berpotensi menyebabkan pertambahan berat badan.

Menurut studi tersebut, elemen kunci bukanlah waktu makan, melainkan total kalori yang dikonsumsi dalam sehari. Hal itu menunjukkan bahwa pengaturan kalori harian harus menjadi fokus, bukan kekhawatiran terhadap waktu konsumsi.

Baca juga: Kontroversi Anggota DPR Dinonaktifkan Tanpa Pengurangan Gaji

Kualitas Makanan Semasa Malam Hari

Selain waktu, kualitas makanan yang dikonsumsi di malam hari juga perlu diperhatikan. Makanan yang kaya nutrisi, seperti sayuran, protein, dan biji-bijian, dapat memberikan manfaat kesehatan tanpa berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Eksperimen yang dilakukan oleh beberapa ahli gizi mendukung pandangan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan gizi yang baik, meskipun di malam hari, tidak mengganggu pengaturan berat badan, bahkan mampu memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan.

Sementara itu, konsumsi makanan cepat saji atau camilan manis di malam hari lebih mungkin mendorong terjadinya kelebihan kalori, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang tidak diinginkan.

Gaya Hidup dan Kebiasaan Makan

Faktor gaya hidup juga memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen berat badan. Orang yang memiliki kebiasaan berolahraga secara teratur dan memperhatikan asupan kalori umumnya tidak akan mengalami kenaikan berat badan akibat makan malam.

Dr. Jessica Smith, seorang pakar gizi, menyatakan, "Makan di malam hari tidak menjadi masalah jika Anda tetap dalam batas kalori harian yang disarankan. Kebiasaan mulai dari aktivitas fisik hingga pilihan makanan menentukan kesehatan Anda."

Hal ini menunjukkan bahwa menjaga keseimbangan gaya hidup, serta perhatian terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi, lebih berarti daripada sekadar mengkhawatirkan waktu saat makan.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU