Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 10:45 WIB

Kenaikan Penyakit Tidak Menular di Kalangan Generasi Muda Memicu Kewaspadaan

Author

Kenaikan Penyakit Tidak Menular di Kalangan Generasi Muda Memicu Kewaspadaan

Penyakit Tidak Menular (PTM) kini menjadi perhatian serius karena mulai menyerang kelompok usia produktif dan remaja. Data terbaru menunjukkan bahwa penyakit jantung, diabetes, dan hipertensi semakin umum dijumpai pada generasi muda, menantang visi Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video

Perubahan gaya hidup yang radikal dalam satu dekade terakhir dianggap menjadi penyebab utama epidemi ini. Konsumsi makanan olahan dan aktivitas fisik yang berkurang akibat ketergantungan pada perangkat digital turut memperburuk status kesehatan masyarakat.

Perubahan Gaya Hidup yang Mendorong Epidemi PTM

Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup masyarakat Indonesia terutama kalangan muda telah mengalami transformasi signifikan. Ketergantungan pada gadget dan makanan siap saji berkualitas rendah menyebabkan kurangnya aktivitas fisik dan perkembangan penyakit.

Minuman manis yang tengah tren, seperti boba dan kopi susu, juga berperan dalam munculnya masalah kesehatan. Selain itu, maraknya penggunaan rokok elektrik mengalami peningkatan prevalensi yang mencolok, mencapai 8 persen pada tahun 2023.

Alarm Kesehatan di Kalangan Generasi Muda

Berdasarkan data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dan laporan Global Burden of Disease 2025, kesehatan generasi muda menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Sekitar 11,9 persen pelajar usia 5 sampai 12 tahun mengalami obesitas, sedangkan 6,7 persen pelajar usia 13 sampai 17 tahun sudah terpapar tekanan darah tinggi.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Peningkatan prevalensi diabetes melitus hingga 8,6 persen menunjukkan bahwa penyakit ini tidak lagi terhindarkan oleh mereka yang masih muda. Setiap tahunnya, PTM bertanggung jawab atas 74 persen kematian global, menambah urgensi penanganan masalah ini.

Gejala PTM yang Perlu Diwaspadai

Meskipun banyak yang merasa sehat, ada gejala PTM yang sering diabaikan oleh kalangan muda. Rasa lelah kronis, misalnya, bisa menjadi indikasi adanya gangguan metabolisme yang serius.

Selain itu, rasa haus berlebihan, sakit kepala, dan penurunan penglihatan mendadak adalah gejala klasik yang seharusnya diwaspadai. Gejala-gejala ini adalah tanda awal diabetes tipe 2 dan hipertensi yang semakin meluas di kalangan usia 20-an.

Strategi Pencegahan PTM Menuju 2026

Dalam menghadapi tren negatif ini, pemerintah Indonesia telah meluncurkan program skrining kesehatan gratis bagi 53 juta pelajar, dimulai pada Juli 2025. Meskipun demikian, kesadaran individu adalah kunci dalam upaya pencegahan PTM.

Penerapan prinsip CERDIK, seperti melakukan cek kesehatan secara rutin dan menghindari asap rokok, sangat penting. Selain itu, menjaga aktivitas fisik dan pola makan yang seimbang merupakan langkah krusial dalam mitigasi risiko penyakit.

Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU