Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 15:32 WIB

Strategi Puasa Sehat untuk Penderita Maag dan GERD di Bulan Ramadan

Author

Strategi Puasa Sehat untuk Penderita Maag dan GERD di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan merupakan momen penting bagi umat Muslim, namun bagi penderita maag dan GERD, puasa dapat menjadi tantangan tersendiri.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Dengan perhatian terhadap pola makan dan kesehatan, puasa tetap bisa dijalani dengan nyaman tanpa mengabaikan kondisi pencernaan.

Persiapan Sebelum Berpuasa

Memulai puasa dengan persiapan yang matang adalah langkah penting. Saat sahur, pilihlah makanan sehat yang mendukung kesehatan pencernaan.

Makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah, serta sumber protein rendah lemak seperti ikan, sangat dianjurkan. Makanan pedas, asam, dan berlemak sebaiknya dihindari, karena dapat memicu gejala.

Minum cukup air di malam hari setelah berbuka juga krusial untuk menjaga hidrasi selama berpuasa. Disarankan untuk menghindari minuman berkafein yang bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perlakuan Istimewa Selebritas di DPR

Saat Berbuka Puasa

Saat berbuka, diperlukan pendekatan yang hati-hati agar sistem pencernaan tidak terbebani. Sebaiknya mulai dengan makanan ringan seperti kurma sebelum beralih ke makanan berat.

Makanan yang dapat menyebabkan gas, seperti gorengan atau yang tinggi gula, sebaiknya dihindari. Makanan berlemak juga dapat memperburuk gejala yang dialami penderita GERD.

Mengatur porsi makan dengan lebih sering dalam ukuran kecil juga bermanfaat. Hal ini membantu agar sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Pengaturan Waktu Jeda Makan

Mengatur waktu jeda antara sahur dan berbuka sangat penting. Tidur segera setelah makan malam sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko refluks asam.

Kegiatan ringan seperti berjalan kaki setelah makan dapat membantu proses pencernaan. Menghindari aktivitas berat saat ini juga sangat dianjurkan.

Bila mengalami masalah pencernaan, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan arahan yang sesuai dengan kondisi kesehatan individu.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanannya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU