Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengekspresikan keprihatinan akibat keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mundur dari keanggotaan. Mereka menegaskan dampak besar dari langkah ini terhadap keamanan kesehatan global.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Setelah Penjarahan
WHO menilai bahwa penarikan ini tidak hanya membahayakan AS tetapi juga seluruh dunia. Sebagai salah satu negara pendiri, kontribusi AS sangat vital dalam pencapaian kesehatan masyarakat.
Dampak Penarikan AS dari WHO
Penarikan AS dari WHO menghilangkan salah satu suara utama dalam upaya internasional menangani isu kesehatan masyarakat. Kontribusi AS telah membantu banyak pencapaian WHO, termasuk pemberantasan cacar dan penanganan penyakit menular.
WHO menegaskan bahwa keputusan ini menciptakan risiko tambahan terhadap kesehatan masyarakat global. Hal ini memperburuk situasi keamanan kesehatan, baik untuk AS maupun dunia.
Dari berbagai laporan, terlihat bahwa ketidakberadaan AS dalam forum kesehatan global ini akan mengurangi efektivitas kolaborasi internasional yang sudah terjalin.
Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit
Tanggapan WHO terhadap Kritik Alasan Penarikan
WHO menerima kritik atas penanganan pandemi COVID-19, dengan AS menuduh mereka tidak cepat dalam mendistribusikan informasi penting. Tuduhan ini berupaya mereduksi peran WHO selama krisis global.
Dalam jawaban resmi, WHO menegaskan bahwa mereka bertindak cepat dan transparan. 'WHO bertindak cepat, membagikan semua informasi yang dimilikinya dengan cepat dan transparan kepada dunia', tulis WHO dalam keterangan resminya.
Dengan adanya kritik, WHO berkomitmen untuk mengevaluasi kinerjanya namun menolak tuduhan yang merugikan reputasinya di mata masyarakat internasional.
Harapan untuk Keterlibatan AS di Masa Depan
Despite the ongoing tension, WHO terus berharap agar AS dapat kembali berpartisipasi aktif dalam forum ini. Penegasan ini menunjukkan harapan untuk usaha kolektif dalam mencapai standar kesehatan global yang lebih baik.
WHO berkomitmen untuk bekerja sama dan menghormati kedaulatan negara-negara anggota. 'WHO selalu dan tetap netral dan ada untuk melayani semua negara, dengan menghormati kedaulatan mereka', ungkap pihak WHO.
Dengan semangat kolaborasi, WHO percaya bahwa keterlibatan kembali AS bisa membawa dampak positif di sektor kesehatan di masa depan.
Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: