Jumat, 23 JANUARI 2026 • 14:20 WIB

Penarikan Diri AS dari WHO: Dampak dan Reaksi Global

Author

Penarikan Diri AS dari WHO: Dampak dan Reaksi Global

Amerika Serikat telah resmi mengumumkan penarikannya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan pernyataan dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS. Keputusan ini menandakan berakhirnya keterlibatan AS dalam organisasi internasional yang telah ada selama bertahun-tahun.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perlakuan Istimewa Selebritas di DPR

Langkah ini merupakan bagian dari agenda yang diusulkan oleh mantan Presiden Donald Trump dan memunculkan banyak reaksi di kalangan global. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa keputusan ini bisa berdampak negatif bagi kesehatan publik di seluruh dunia.

Proses Penarikan Diri dari WHO

Proses penarikan diri AS dari WHO diinisiasi oleh Trump pada hari pertama masa jabatannya yang kedua. Dalam peraturan yang ada, negara perlu memberikan pemberitahuan satu tahun sebelumnya dan menyelesaikan kewajiban keuangan yang masih tersisa.

Hingga kini, AS masih memiliki tunggakan sebesar 260 juta dolar AS kepada WHO. Menurut Dr. Lawrence Gostin, pakar hukum kesehatan, besar kemungkinan AS tidak akan melunasi utang tersebut.

WHO sendiri tidak memiliki mekanisme efektif untuk memaksa negara anggota melunasi utang, meski secara teknis bisa mengeluarkan resolusi untuk memaksa AS melakukannya.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak

Dampak dan Tanggapan Global

Penghentian partisipasi AS dalam WHO juga berimbas pada pendanaan, di mana seluruh dukungan finansial pemerintah AS untuk organisasi tersebut dihentikan. Semua personel AS yang bekerja di WHO juga telah ditarik kembali.

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump menegaskan bahwa keputusan ini karena WHO gagal memenuhi kepentingan AS, serta tidak memberikan imbal hasil yang layak dari dana yang disetorkan.

Langkah ini menandakan komitmen pemerintah Trump untuk menindaklanjuti kebijakan yang cenderung menciptakan jarak antara AS dan organisasi internasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Kritik Terhadap Keputusan Penarikan Diri

Keputusan ini tidak lepas dari kritik tajam. Dr. Ronald Nahass, Presiden Infectious Disease Society of America, menganggap langkah ini sangat berisiko dan bisa membahayakan kesehatan global.

Dr. Lawrence Gostin juga menekankan bahwa penarikan AS akan mengurangi akses untuk data epidemiologi yang penting, serta memperlambat kebutuhan vaksin dan obat dalam menghadapi pandemi di masa depan.

Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, menilai bahwa keputusan ini tidak hanya merugikan AS tetapi juga berdampak negatif bagi seluruh dunia, terutama di saat pandemi masih berlangsung.

Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU