Kamis, 22 JANUARI 2026 • 16:34 WIB

Kawasan Jakarta Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Author

Kawasan Jakarta Terendam Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Banjir yang melanda Jakarta terus menggenangi sejumlah titik hingga sore ini, dengan 45 RT dan 22 ruas jalan terendam air. Data dari BPBD DKI Jakarta menunjukkan genangan tertinggi mencapai 90 cm di Kelurahan Sukabumi Selatan.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perlakuan Istimewa Selebritas di DPR

Kondisi ini mengakibatkan kesulitan akses transportasi dan aktivitas masyarakat, terutama di Jakarta Barat. Upaya penanganan terus dilakukan oleh BPBD dengan keterlibatan berbagai dinas terkait.

Dampak Banjir di Jakarta

Banjir yang disebabkan oleh curah hujan ekstrem ini menyulitkan akses transportasi dan berdampak pada aktivitas masyarakat. Hingga pukul 15.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat genangan paling parah terjadi di Jakarta Barat, khususnya di Kelurahan Sukabumi Selatan.

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, menyatakan, "BPBD mencatat saat ini terdapat 45 RT dan 22 ruas jalan yang tergenang." Ketinggian genangan bervariasi, dengan titik tertinggi mencapai 90 cm.

Tim BPBD bekerja sama dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk memantau kondisi lapangan dan memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Rincian Wilayah Terdampak Banjir

Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak, dengan total 27 RT terendam, terutama di Kelurahan Petogogan yang mencatat 26 RT dengan genangan mencapai 30 cm. Kondisi ini membuat situasi semakin darurat bagi masyarakat di lokasi tersebut.

Di Jakarta Barat, kelurahan seperti Kedaung Kali Angke mengalami peningkatan ketinggian air, terdapat 8 RT dengan genangan antara 45 hingga 80 cm. Hal ini semakin mempersulit akses bagi warga di kawasan tersebut.

Sebanyak 22 ruas jalan di berbagai wilayah juga terendam, dengan beberapa lokasi mengalami genangan hingga 50 cm, seperti di Jl. Daan Mogot KM 13, Kel. Cengkareng Timur, yang menjadi hambatan bagi kendaraan dan pejalan kaki.

Tindakan dan Imbauan dari BPBD

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan yang berbahaya. Yohan menekankan pentingnya kesigapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, serta mengarahkan warga untuk segera menghubungi nomor telepon 112 jika memerlukan bantuan.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112," ungkap Yohan. Layanan ini tersedia selama 24 jam dan tanpa biaya.

Besar harapan dengan upaya penanganan kolaboratif dan kewaspadaan masyarakat, kondisi banjir ini dapat segera tertangani dan genangan dapat surut.

Baca juga: Memahami Keuangan Melalui Finfluencer: Panduan untuk Meningkatkan Literasi Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU