Rabu, 21 JANUARI 2026 • 14:15 WIB

Kebiasaan Sehari-hari yang Berisiko Bagi Kesehatan Remaja

Author

Kebiasaan Sehari-hari yang Berisiko Bagi Kesehatan Remaja

Kebiasaan sehari-hari sering kali tidak disadari dapat berdampak besar pada kesehatan remaja. Dari pola makan hingga penggunaan teknologi, perilaku ini ternyata bisa memicu masalah kesehatan serius.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Para orang tua dan praktisi kesehatan khawatir akan meningkatnya pola hidup tidak sehat pada generasi muda. Dengan memahami kebiasaan ini, diharapkan dapat memperbaiki kondisi kesehatan mereka.

Pola Makan yang Tidak Sehat

Pola makan adalah faktor penting yang memengaruhi kesehatan remaja. Kenaikan konsumsi makanan cepat saji dan yang tinggi gula menjadi invers dengan berkurangnya asupan buah dan sayuran.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa lebih dari 30% anak muda di Indonesia mengalami obesitas karena pola makan yang buruk. Ini dapat mengakibatkan risiko penyakit serius seperti diabetes dan gangguan jantung.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan menyatakan bahwa 'makanan tinggi kalori dengan rendah nutrisi dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit metabolik di kalangan remaja'. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memberikan edukasi dalam memilih makanan sehat.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan dalam Rapat Soal Royalti Lagu di DPR RI

Kurangnya Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik yang rendah menjadi tantangan tersendiri. Di era digital ini, banyak remaja lebih memilih menghabiskan waktu dengan gadget daripada berolahraga secara aktif.

Data dari Badan Pusat Statistik mencatat bahwa hanya sekitar 20% anak muda yang memenuhi rekomendasi aktivitas fisik harian. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik mereka, meningkatkan risiko stres dan depresi.

Ahli gizi menyatakan, 'kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada meningkatnya masalah kesehatan, termasuk obesitas dan penyakit tidak menular'. Ini menegaskan perlunya dorongan untuk aktif bergerak secara rutin.

Dampak Penggunaan Teknologi

Penggunaan teknologi yang berlebihan menghadirkan sejumlah dampak negatif. Remaja saat ini cenderung menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar, yang bisa mengganggu pola tidur dan kesehatan mata.

Beberapa studi menunjukkan bahwa paparan layar berlebihan bisa menyebabkan sindrom mata kering dan masalah tidur, berimbas pada konsentrasi dan kesehatan secara keseluruhan.

Seorang psikiater mengungkapkan, 'peningkatan penggunaan teknologi di kalangan anak muda dapat menyebabkan ketergantungan, sehingga perlu adanya batasan yang jelas dalam penggunaannya'. Hal ini penting agar pemanfaatan teknologi dapat lebih seimbang.

Baca juga: Pesona Sepatu Putih: Item Fashion Wajib di Setiap Lemari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU