Senin, 19 JANUARI 2026 • 11:26 WIB

Mengatasi Batuk Berkepanjangan: Penyebab dan Pentingnya Pencegahan

Author

Mengatasi Batuk Berkepanjangan: Penyebab dan Pentingnya Pencegahan

Batuk yang bertahan lebih dari beberapa minggu setelah infeksi saluran pernapasan bisa menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Meskipun penderita merasa sehat, batuk berkepanjangan dapat menunjukkan bahwa saluran pernapasan belum pulih sepenuhnya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Baik

Penyebab Batuk Berkepanjangan

Batuk yang berkepanjangan sering kali disebabkan oleh peningkatan sensitivitas saluran pernapasan setelah infeksi. Dr. Mok Boon Rui, kepala eksekutif dan pendiri Pinnacle Family Clinic, menyatakan bahwa kondisi ini muncul ketika saluran pernapasan belum sepenuhnya pulih.

Dokter Joanne Khor, dokter keluarga dan wakil kepala Poliklinik Jurong, menambahkan bahwa batuk sering kali diakibatkan oleh iritasi akibat postnasal drip, di mana lendir dari hidung atau sinus mengalir ke tenggorokan, menyebabkan ketidaknyamanan yang merangsang batuk.

Selain itu, kondisi medis seperti asma, rinitis alergi, dan penyakit refluks gastroesofageal (GERD) dapat memperburuk sensitivitas saluran pernapasan, meningkatkan risiko terjadinya batuk berkepanjangan.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Setelah Penjarahan

Risiko Penularan dan Tindakan Pencegahan

Meskipun seseorang mengalami batuk berkepanjangan dan merasa sehat, biasanya risiko penularan kepada orang lain cukup rendah. Seperti yang diungkapkan Dr. Mok, dalam kasus infeksi virus, penularan dapat terjadi beberapa hari sebelum dan setelah gejala muncul.

Namun, tindakan pencegahan penting untuk dilakukan, terutama di sekitar kelompok rentan seperti orang lanjut usia dan anak-anak. Tindakan tersebut termasuk etika batuk, menjaga kebersihan tangan, dan penggunaan masker.

Dr. Khor menekankan bahwa masker dapat membantu mengurangi penyebaran partikel saat batuk, sekaligus meningkatkan kelembapan udara yang dihirup, yang dapat meredakan iritasi tenggorokan.

Cara Mengatasi Batuk Berkepanjangan

Hidrasi yang cukup sangat penting untuk menjaga kelembapan tenggorokan dan mengurangi iritasi. Dr. Khor merekomendasikan agar penderita mengonsumsi air sedikit demi sedikit saat mengalami gejala batuk.

Menghindari merokok dan membatasi paparan terhadap iritan di rumah juga dapat membantu mengurangi gejala batuk berkepanjangan. Jika batuk disertai gejala lebih serius, seperti sesak napas atau hemoptisis, Dr. Khor mengingatkan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU