Ketika tubuh merasa kelelahan, banyak orang secara naluri mencari makanan manis. Fenomena ini bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi juga didukung oleh alasan ilmiah yang mendalam.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17
Makanan manis diketahui mampu memberikan energi instan, sehingga sering kali dipilih saat kondisi fisik sedang menurun.
Peran Gula dalam Energi Tubuh
Gula merupakan salah satu sumber energi yang paling cepat diserap oleh tubuh. Ketika kita mengkonsumsi makanan manis, glukosa segera masuk ke dalam aliran darah dan memberikan dorongan energi yang singkat.
Proses ini menjadi sangat penting saat tubuh mengalami kelelahan, terutama setelah melakukan aktivitas fisik yang berat. Gula berfungsi membantu otak dan otot mendapatkan energi yang diperlukan agar dapat berfungsi secara optimal.
Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League
Efek Psikologis Makanan Manis
Konsumsi makanan manis tidak hanya berhubungan dengan peningkatan energi, tetapi juga memiliki dampak terhadap suasana hati. Di saat kelelahan dan stres, makanan manis dapat memberikan rasa nyaman dengan meningkatkan produksi hormon serotonin.
Serotonin dikenal sebagai hormon yang berkontribusi pada perasaan bahagia. Oleh karena itu, makanan manis sering kali dianggap sebagai 'comfort food' yang dapat membantu menghibur diri di saat-saat sulit.
Implikasi Kesehatan dari Kebiasaan Ini
Walaupun menggodanya, kebiasaan mengonsumsi gula saat merasa lelah memiliki konsekuensi yang tidak sepenuhnya positif. Konsumsi gula yang berlebihan berpotensi menyebabkan lonjakan energi yang diikuti oleh penurunan drastis, yang sering disebut 'sugar crash'.
Lebih jauh lagi, mengandalkan makanan manis untuk mengatasi kelelahan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti diabetes dan obesitas. Karena itu, penting untuk mempertimbangkan pola makan dan mencari alternatif yang lebih sehat.
Baca juga: Tips Aman Berolahraga: Cara Mencegah Cedera
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: