Kamis, 01 JANUARI 2026 • 20:17 WIB

Waspada Kabut Tebal di Puncak: Polisi Ingatkan Pengendara untuk Hati-Hati

Author

Waspada Kabut Tebal di Puncak: Polisi Ingatkan Pengendara untuk Hati-Hati

Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengingatkan pengendara untuk lebih berhati-hati menghadapi kabut tebal yang menyelimuti kawasan Puncak, terutama di saat cuaca buruk. Penurunan jarak pandang menjadi ancaman serius bagi keselamatan di jalan raya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Baik

Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto menjelaskan bahwa hujan lebat bersamaan dengan kabut telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Dalam situasi tersebut, pengendara diharapkan menyalakan lampu utama dan menjaga kewaspadaan saat berkendara.

Kondisi Jalan dan Jarak Pandang

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Ajun Komisaris Polisi Hardian Andrianto, menegaskan pentingnya kewaspadaan di jalan-jalan Puncak-Cianjur. Hujan lebat disertai kabut telah mengurangi visibilitas, menjadikan rute ini lebih berbahaya bagi pengendara.

Pada hari Kamis, jarak pandang terlihat sangat terbatas, hanya antara 5 sampai 10 meter. Di tengah kondisi seperti ini, rekomendasi agar pengendara menjaga jarak aman dan menyalakan lampu utama menjadi sangat krusial.

Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League

Rekayasa Lalu Lintas Selama Liburan

Selama liburan akhir tahun, arus kendaraan di jalur utama Puncak-Cianjur mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 1.000 kendaraan per jam. Namun, setelah hari pertama tahun 2026, volume kendaraan tersebut kembali menurun.

Sebagai tanggapan terhadap kondisi ini, polisi menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas. Sistem satu arah diberlakukan secara situasional di wilayah hukum Bogor, bertujuan untuk mengurangi antrean yang terjadi.

Penutupan Arus pada Malam Pergantian Tahun

Pada malam pergantian tahun 2026, pengendara mengalami penutupan arus dari Tugu Lampu Gentur menuju bypass. Langkah ini diambil untuk menghindari terjadinya kemacetan total akibat meningkatnya volume kendaraan yang merayakan malam pergantian tahun.

Setelah penutupan arus berlangsung, jalur resmi kembali dibuka pada pukul 22.00 WIB saat volume kendaraan mulai menurun. Sesuai dengan perkembangan situasi, arus juga disesuaikan untuk kendaraan yang menuju Bogor dan Jakarta, yang dialihkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU