Konsumsi gula yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap energi tubuh, menjadikannya penyebab utama kelelahan. Hal ini bukan sekadar mitos, melainkan memiliki dasar ilmiah yang mendasar.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17
Ketika seseorang mengonsumsi makanan manis, tubuh mengalami lonjakan energi sementara, diikuti oleh penurunan yang drastis yang sering disebuat 'sugar crash'.
Proses Gula dalam Tubuh
Ketika gula dikonsumsi, tubuh memprosesnya menjadi glukosa, sumber energi utama bagi tubuh. Proses penyerapan glukosa yang cepat ini memberikan dorongan energi yang instan.
Namun, konsumsi gula yang berlebihan memicu pankreas untuk memproduksi insulin dalam jumlah besar guna mengatur kadar gula darah. Peningkatan kadar insulin yang signifikan dalam darah dapat memicu penurunan gula darah yang drastis.
Penurunan gula darah yang cepat ini sering kali berujung pada rasa lelah dan mengantuk, fenomena yang dikenal sebagai 'sugar crash' atau kejatuhan energi setelah lonjakan terjadi.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Dampak Terhadap Produktivitas
Kelelahan yang disebabkan oleh tingkat gula yang tinggi tidak hanya terbatas pada saat makan, tetapi juga mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Konsumsi gula yang terus-menerus membuat tubuh kesulitan untuk memproduksi energi secara konsisten.
Akibatnya, hal ini bisa menurunkan konsentrasi dan produktivitas, yang berdampak langsung pada kualitas pekerjaan atau kegiatan sehari-hari lainnya.
Selain itu, konsumsi gula berlebih dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan, sehingga membuat individu lebih cepat merasa lelah saat beraktivitas.
Sumber Energi yang Lebih Sehat
Untuk menjaga energi yang lebih stabil, penting untuk memilih sumber yang lebih sehat dan alami daripada bergantung pada gula. Makanan kaya serat, seperti buah dan sayuran, dapat memberikan energi yang lebih terjaga.
Peran protein juga krusial dalam mengatur kadar gula darah. Dengan mengonsumsi makanan tinggi protein, seseorang dapat merasa kenyang lebih lama sekaligus mengurangi cravings terhadap makanan manis.
Dengan cara ini, pemilihan makanan bergizi tidak hanya menjamin energi yang lebih baik, tetapi juga mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: