Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan baru-baru ini menemukan mi kuning yang terkontaminasi formalin di Pasar Kebayoran Lama.
Baca juga: Mengoptimalkan Kesehatan Mental Melalui Olahraga
Temuan tersebut merupakan bagian dari pengawasan stabilitas pangan di Pasar Santa yang bertujuan mencegah peredaran bahan pangan berbahaya.
Temuan Mi Kuning Berbahaya
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, mengonfirmasi bahwa mi kuning mentah yang terdeteksi mengandung formalin berasal dari Pasar Kebayoran Lama.
Anwar menyatakan, "Mi kuning mentah ada yang terindikasi mengandung zat berbahaya. Kebetulan pemasok mi tersebut berasal dari Pasar Kebayoran Lama," dalam pernyataan di Pasar Santa.
Pemerintah Kota memberikan perhatian serius terhadap temuan ini dan telah menginstruksikan petugas untuk mengecek lokasi distributor mi secara cepat.
Hal ini bertujuan untuk mencegah lebih lanjut produk berbahaya ini beredar di masyarakat.
Koordinasi dan Tindakan Selanjutnya
Wali Kota Anwar berupaya untuk berkoordinasi dengan petugas dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Ia menyebutkan, "Saya telah menginstruksikan petugas untuk segera mengecek lokasi distributornya hari ini agar peredarannya tidak meluas ke mana-mana."
Jika ditemukan unsur pidana dalam kasus ini, Anwar menyatakan tidak akan ragu untuk melaporkannya ke kepolisian.
"Jika ditemukan unsur pidana, kami akan menyerahkannya kepada pihak kepolisian," ujarnya.
Pengawasan Pangan oleh Dinas Terkait
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro, menjelaskan mengenai fokus pengawasan pada bahan pangan berbahaya.
Ia mengatakan, "Kami juga didampingi pengawas pangan dari Kepolisian…" dalam menjalankan program pengawasan.
Pada tahun ini, program pengawasan yang dijalankan oleh Sudin KPKP telah menjangkau 28 pasar di sepuluh kecamatan se-Jakarta Selatan.
"Target kami adalah untuk memanen 728 sampel, terdiri dari 616 sampel pertanian dan 112 sampel peternakan," tambahnya.
Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: