Selasa, 11 NOVEMBER 2025 • 14:16 WIB

Mengenal Sleep Apnea: Gejala, Risiko, dan Metode Penanganan

Author

Mengenal Sleep Apnea: Gejala, Risiko, dan Metode Penanganan

Tidur yang berkualitas adalah kunci kesehatan yang sering diabaikan. Banyak orang terbangun dengan lelah, dan salah satu penyebabnya mungkin adalah kondisi Sleep Apnea.

Baca juga: Kontroversi Anggota DPR Dinonaktifkan Tanpa Pengurangan Gaji

Sleep Apnea ditandai dengan terhentinya napas saat tidur, yang dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mendengkur bisa jadi pertanda awal adanya masalah ini.

Gejala dan Tanda Bahaya Sleep Apnea

Gejala utama Sleep Apnea termasuk terbangun dengan rasa lelah meski tidur cukup lama. Banyak penderita merasa perlu tidur siang, menandakan kualitas tidur malam yang buruk.

Cody Allen, direktur operasional dari Ontario Sleep Care, mengungkapkan, "Yang paling umum adalah mendengkur. Ketika orang mulai mendengkur, itu semacam tanda bahaya." Meskipun tidak semua yang mendengkur mengalami kondisi ini, mendengkur tetap jadi indikator krusial.

Penderita Sleep Apnea juga dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi selama siang hari. Allen menambahkan, "Jika Anda terus-menerus lelah dan tidak dapat bekerja sepanjang hari tanpa minum 10 cangkir kopi, itu adalah tanda bahaya."

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak

Faktor Risiko dan Komplikasi Sleep Apnea

Sleep Apnea lebih umum terjadi pada pria, khususnya pada individu paruh baya dan lanjut usia, serta mereka yang mengalami obesitas. Kelebihan berat badan, merokok, dan konsumsi alkohol menjadi faktor risiko signifikan.

Komplikasi yang mungkin timbul dari kondisi ini meliputi hipertensi, sindrom metabolik, dan peningkatan berat badan berlebih. Penderita sering mengalami kelelahan yang berkepanjangan, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup.

Hasil berbagai studi menunjukkan keterkaitan Sleep Apnea dengan peningkatan risiko stroke dan masalah kardiovaskular. Oleh karenanya, penting untuk melakukan pengawasan dan penanganan yang tepat guna mencegah dampak kesehatan lebih serius.

Metode Penanganan Sleep Apnea

Pengobatan utama untuk Sleep Apnea adalah penggunaan alat CPAP (Continuous Positive Airway Pressure). Allen menjelaskan, "Alat ini mungkin terasa aneh pada awalnya, di mana Anda harus tidur dengan selang yang terpasang."

Dengan perkembangan teknologi, mesin CPAP kini lebih canggih dan nyaman. Allen menyatakan, "Dulu terlihat seperti generator kecil, sekarang terlihat seperti laptop atau iPad. Ukurannya sangat kecil, sangat senyap."

Masker yang digunakan juga lebih ringan dan lebih nyaman. "Kini jauh lebih mudah bagi orang-orang untuk merasa nyaman mengenakan masker di wajah mereka di malam hari," ungkap Allen, menekankan pentingnya alat ini dalam pengelolaan Sleep Apnea.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU