Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 16:10 WIB

Penemuan Spesies Ichthyosaurus Langka di Pantai Jurassic Inggris

Author

Penemuan Spesies Ichthyosaurus Langka di Pantai Jurassic Inggris

Pantai Jurassic di lepas pantai tenggara Inggris kembali menarik perhatian dunia dengan penemuan kerangka baru spesies ichthyosaurus langka, dinamai Xiphodracon goldencapensis atau 'Pedang Naga Dorset'.

Baca juga: Kota-kota Favorit untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Penemuan ini menambah koleksi fosil di situs Warisan Dunia UNESCO dan memberikan wawasan baru dalam memahami evolusi fauna laut prasejarah.

Detail Penemuan Kerangka Ichthyosaurus

Kerangka ichthyosaurus yang ditemukan di Pantai Jurassic adalah satu-satunya contoh spesiesnya dan menjadi penemuan signifikan dalam dunia ilmu paleontologi.

Ditemukan oleh kolektor fosil asal Dorset, Chris Moore, kerangka ini memiliki bentuk hampir sempurna dengan panjang kurang lebih 3 meter.

Dikenal dengan sebutan 'Pedang Naga Dorset', kerangka ini memiliki tengkorak dengan rongga mata besar dan moncong panjang yang diduga digunakan untuk memangsa cumi-cumi dan ikan.

Jejak makanan terakhirnya yang terawetkan dalam fosil memberikan bukti penting bagi para peneliti terkait kebiasaan hidup spesies tersebut.

Signifikansi Ilmiah Penemuan

Menurut Dr. Dean Lomax, ahli paleontologi yang terlibat dalam penulisan studi, penemuan ini mengisi celah dalam catatan fosil terkait periode Pliensbachian, antara 193 hingga 184 juta tahun lalu.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Tetap Bugar Di Rumah

"Saat itu, saya tahu kerangka itu tidak biasa, tetapi saya tidak menyangka kerangka itu akan memainkan peran penting dalam membantu mengisi celah pemahaman kita tentang pergantian fauna yang kompleks selama periode Pliensbachian," ujarnya.

Ichthyosaurus dari periode Pliensbachian sangat jarang ditemukan, sehingga Xiphodracon memberikan bukti berharga bagi ilmuwan yang meneliti masa kritis evolusi ichthyosaurus.

Penemuan ini juga menambah informasi baru yang signifikan, termasuk mengenai struktur tulang aneh di sekitar lubang hidung spesies ini.

Pameran di Royal Ontario Museum

Royal Ontario Museum di Toronto, Kanada, berencana untuk memamerkan kerangka bersejarah ini kepada publik sebagai langkah selanjutnya.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sejarah dan perkembangan fauna prasejarah.

Dr. Lomax menyampaikan bahwa memberikan nama untuk spesies baru adalah salah satu aspek menarik dalam penelitian.

"Kami memilih Xiphodracon karena moncongnya yang panjang dan seperti pedang," jelasnya, merujuk pada etimologi nama spesies yang menggabungkan kata Yunani untuk 'pedang' dan 'naga'.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU