Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah seseorang turun di bawah normal, dengan kadar rendah dianggap terjadi ketika berada di bawah angka 70 mg/dL. Tanpa penanganan yang tepat, hipoglikemia dapat mengganggu fungsi tubuh dan menyebabkan efek serius yang membahayakan kesehatan.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Kondisi ini lebih umum terjadi pada individu yang menderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah. Oleh karena itu, mengenali gejala dan penyebab hipoglikemia sangat penting untuk mencegah situasi yang memburuk.
Apa itu Hipoglikemia?
Hipoglikemia terjadi ketika kadar glukosa dalam darah menurun hingga di bawah level yang seharusnya. Proses metabolisme tubuh sangat bergantung pada gula darah sebagai sumber energi, sehingga kadar gula yang rendah dapat mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan.
Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih umum terjadi pada penderita diabetes yang mengonsumsi insulin atau obat-obatan penurun gula darah. Penting untuk memahami angka yang menunjukkan hipoglikemia agar tindakan pencegahan bisa dilakukan.
Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Pernah Lelah Mencintai Indonesia Meski Menghadapi Tantangan
Gejala Hipoglikemia
Gejala hipoglikemia bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Beberapa gejala awal yang bisa muncul antara lain rasa lapar, keringat dingin, dan gemetar.
Jika tidak ditangani, gejala dapat berkembang menjadi kebingungan, gangguan penglihatan, atau bahkan tiba-tiba pingsan. Dalam beberapa kasus, keadaan ini bisa berujung pada kejang, sehingga penting untuk mengenali dan merespons gejala secara cepat.
Penyebab dan Penanganan Hipoglikemia
Berbagai penyebab hipoglikemia meliputi melewatkan makan, olahraga berlebihan, atau dosis insulin yang tidak tepat. Situasi ini sangat perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang menderita diabetes.
Penanganan awal hipoglikemia umumnya dilakukan dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, seperti permen, jus, atau glukosa. Mengembalikan kadar gula darah ke level normal sangatlah penting untuk menjaga kesehatan.
Ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa diambil, antara lain makan secara teratur, memonitor kadar gula darah secara berkala, dan tidak merubah dosis obat tanpa konsultasi dengan dokter.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: