Sabtu, 14 JUNI 2025 • 12:03 WIB

Kemenkes Perluas Imunisasi HPV untuk Anak Laki-Laki

Author

styleguide.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan perluasan imunisasi Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencakup anak laki-laki di bawah 15 tahun. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko penyebaran infeksi yang dapat menyebabkan kanker serviks di masa depan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menekankan pentingnya vaksinasi ini yang akan dilakukan dalam dua fase antara tahun 2023 hingga 2030 bersama Bulan Imunisasi Anak Sekolah.

Rencana Imunisasi Dua Fase

Imunisasi HPV akan dilaksanakan dalam dua fase, dengan fase pertama berlangsung dari 2023 hingga 2027, diikuti fase kedua antara 2028 dan 2030. Pelaksanaannya bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah diharapkan mempermudah jangkauan vaksinasi ini di Indonesia.

Dengan cara ini, Kemenkes berharap dapat menurunkan angka infeksi HPV di kalangan remaja secara signifikan. Nadia menekankan pentingnya pendekatan sistematis untuk mencapai target vaksinasi yang ditetapkan.

Pentingnya Vaksinasi untuk Laki-Laki

Menurut Nadia, infeksi HPV dapat terjadi tanpa gejala yang jelas, namun sering kali ditandai dengan kemunculan kutil. Virus ini berisiko tidak hanya bagi perempuan, tetapi juga bagi laki-laki, karena dapat menular kepada pasangan seksual.

Nadia mengingatkan bahwa ‘Kami mengingatkan sekali lagi bahwa vaksinasi atau imunisasi HPV akan diberikan pada perempuan dan laki-laki dan akan kita lakukan imunisasi kejar juga untuk yang mereka mungkin terlewatkan vaksinasi ini.’ Hal ini mencerminkan komitmen untuk keadilan gender dalam perlindungan kesehatan.

Statistik dan Target Eliminasi Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi penyebab kematian yang signifikan bagi perempuan Indonesia, dengan sekitar 56 kematian setiap harinya. ‘Berdasarkan data 2022 dari International Agency for Research on Cancer, perkiraan total seluruh kasus kanker di Indonesia adalah 408 ribu,’ ujar Nadia, menggarisbawahi perlunya upaya pencegahan.

Selain itu, ada tiga target penting yang ditetapkan: 90 persen anak laki-laki dan perempuan diimunisasi sebelum usia 15 tahun, 75 persen perempuan berusia 30-69 tahun melakukan skrining DNA HPV, dan 90 persen perempuan dengan lesi pra-kanker mendapatkan pengobatan yang tepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU