Selasa, 29 JULI 2025 • 08:27 WIB

Mengatasi Kulit Mengelupas dan Gatal di Telapak Kaki

Author

styleguide.id – Kulit yang mengelupas dan gatal di telapak kaki bisa menjadi tanda adanya infeksi jamur, kondisi ini sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal, jika tidak ditangani, masalah ini dapat sangat mengganggu dan memerlukan perhatian medis yang serius.

Penyebab Kulit Mengelupas dan Gatal

Salah satu penyebab utama kulit mengelupas dan gatal di telapak kaki adalah infeksi jamur. Jamur ini biasanya hidup di tempat yang lembap, seperti di dalam sepatu yang tidak berventilasi dengan baik.

Selain itu, kondisi kesehatan seperti diabetes atau gangguan sistem kekebalan tubuh juga dapat meningkatkan risiko infeksi jamur. Jamur dari jenis tinea pedis, atau yang dikenal dengan sebutan athlete’s foot, merupakan penyebab umum lainnya.

Faktor lain seperti kebersihan yang kurang, penggunaan barang pribadi orang lain, dan paparan air yang terlalu lama juga dapat menyebabkan kulit di kaki menjadi rentan terhadap infeksi.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala infeksi jamur di telapak kaki umumnya mencakup rasa gatal yang mengganggu. Selain itu, Anda juga mungkin akan melihat kulit yang mengelupas, kemerahan, serta bercak-bercak putih atau kuning.

Anda perlu waspada jika gejala ini disertai dengan bau yang tidak sedap. Jika dibiarkan terlalu lama, infeksi bisa menyebar ke bagian lain dari kaki dan membuatnya semakin parah.

Beberapa orang juga mengalami sensasi terbakar atau kesakitan saat berjalan akibat kulit yang mengelupas dan teriritasi. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Penanganan dan Pencegahan

Penanganan untuk infeksi jamur ini bisa dilakukan dengan penggunaan obat antijamur yang tersedia di apotek. Namun, penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan dan berkonsultasi dengan dokter jika gejala berlanjut.

Selain itu, menjaga kebersihan kaki sangatlah penting. Pastikan untuk selalu mengeringkan kaki dengan baik setelah mandi dan hindari pemakaian sepatu yang terlalu ketat serta tidak nyaman.

Menggunakan kaus kaki yang dapat menyerap keringat dan berganti secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko infeksi. Menghindari berjalan tanpa alas kaki di tempat umum yang lembap, seperti kolam renang, juga dapat menjadi tindakan pencegahan yang efektif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU