BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 MARET 2026 • 17:39 WIB

Opsi Penundaan Keberangkatan Haji 2026 di Tengah Ketegangan di Timur Tengah

Opsi Penundaan Keberangkatan Haji 2026 di Tengah Ketegangan di Timur TengahOpsi Penundaan Keberangkatan Haji 2026 di Tengah Ketegangan di Timur Tengah

Kementerian Haji dan Umrah Indonesia sedang mempertimbangkan kemungkinan menunda keberangkatan jemaah haji untuk tahun 2026. Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap peningkatan ketegangan di kawasan Asia Barat yang dapat berpotensi membahayakan keselamatan jemaah.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya evaluasi ini untuk melindungi warganya. Ia menyatakan, 'Keamanan jemaah adalah prioritas utama kami dalam memutuskan rencana keberangkatan ini.'

Pertimbangan Keselamatan Jemaah

Menteri Irfan menjelaskan risiko tinggi yang dihadapi oleh jemaah jika keberangkatan tetap dilanjutkan. Ia menyebutkan, 'Pemerintah Saudi mungkin membuka, namun Indonesia kemungkinan akan membatalkan keberangkatan akibat risiko keamanan yang terlalu besar.'

Kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan keselamatan tetapi juga mempertimbangkan banyaknya biaya yang telah dikeluarkan oleh jemaah. Penundaan diharapkan dapat mengalihkan semua biaya tersebut untuk pelaksanaan haji di tahun berikutnya.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Tanpa Kata: Cara Sederhana untuk Membahagiakan Pasangan

Lobi dengan Pemerintah Arab Saudi

Pemerintah Indonesia akan melakukan lobi untuk memastikan pengembalian biaya yang sudah dibayarkan oleh jemaah. Menteri Irfan menyampaikan, 'Biaya tersebut nantinya bisa dialokasikan untuk pelaksanaan haji pada 2027.'

Ia menambahkan bahwa meskipun ada kemungkinan untuk tetap memberangkatkan jemaah, keselamatan harus tetap menjadi prioritas. Rencana mitigasi harus disiapkan dengan cermat untuk mengatasi potensi risiko.

Rencana Mitigasi Keberangkatan

Menteri Irfan juga membahas langkah mitigasi yang mencakup penyesuaian rute penerbangan. 'Pemerintah perlu menyiapkan jalur udara yang aman untuk jemaah agar bisa menjauhi kawasan konflik,' ujarnya.

Ia merekomendasikan pengalihan penerbangan melalui jalur selatan, memasuki ruang udara Afrika Timur. Koordinasi dengan pihak GACA Arab Saudi sangat penting untuk memastikan keamanan penerbangan, meskipun mempengaruhi waktu tempuh.

Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Opsi Penundaan Keberangkatan Haji 2026 di Tengah Ketegangan di Timur Tengah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!