Risiko Kesehatan di Balik Kebiasaan Berbuka Puasa
Saat bulan Ramadan tiba, berbuka puasa menjadi momen istimewa bagi banyak orang. Makanan seperti es buah dan gorengan kerap dipilih sebagai santapan setelah seharian berpuasa, namun ada beberapa risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17
Meski menggoda selera, konsumsi berlebihan dari kedua jenis makanan ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Memahami komposisi dan pengaruhnya penting untuk menjaga kesehatan tubuh.
Es buah menjadi pilihan favorit saat berbuka, menawarkan beragam variasi buah dengan daya tarik tersendiri. Namun, kebersihan serta kualitas bahan sangat menentukan keamanan konsumsinya.
Sering kali, es buah disajikan dengan tambahan sirup dan susu kental manis yang dapat meningkatkan kadar gula. Konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif, terutama bagi penderita diabetes yang perlu menjaga kadar glukosa darah mereka.
Kemudian, buah yang tidak dicuci dengan baik berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, penting untuk memilih tempat penyajian es buah yang terjamin kebersihannya.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Menghadirkan gorengan dalam menu buka puasa adalah hal umum, namun penting untuk diingat bahwa makanan ini biasanya mengandung lemak jenuh yang tinggi. Proses penggorengan berpotensi meningkatkan jumlah kalori yang dikonsumsi.
Ahli gizi mengungkapkan bahwa konsumsi rutin gorengan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini terutama relevan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Tidak hanya itu, mengonsumsi gorengan dalam jumlah yang banyak juga dapat menyebabkan pertambahan berat badan yang signifikan. Oleh karena itu, mengatur porsi adalah langkah yang bijaksana untuk menjaga kesehatan.
Untuk menjaga kesehatan saat berbuka, pilihlah makanan bernutrisi seperti salad buah yang tidak menambahkan gula. Metode memasak seperti memanggang juga dapat menjadi alternatif sehat untuk mengurangi asupan kalori.
Pastikan untuk mengonsumsi cukup air putih guna menjaga hidrasi setelah seharian berpuasa. Menghindari minuman manis dan berkafein adalah langkah yang baik untuk mencegah dehidrasi.
Mengatur porsi dan memastikan keseimbangan antara karbohidrat, protein, serta serat juga penting. Dengan cara ini, daya cerna dapat terjaga dan energi tubuh tetap terjaga.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: