Strategi Puasa Sehat untuk Usia Lanjut
Puasa di bulan Ramadan bagi individu lanjut usia memerlukan perhatian khusus agar tetap dapat melaksanakannya tanpa dampak negatif pada kesehatan.
Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video
Dengan menerapkan beberapa langkah sederhana, lansia dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman dan sehat.
Dalam menjalani puasa, pemilihan jenis makanan saat sahur dan berbuka sangatlah penting bagi lansia. Makanan yang kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.
Menghindari makanan yang terlalu berlemak dan manis juga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah. Sumber protein seperti ikan, ayam, atau tahu perlu dipilih agar tubuh tetap bertenaga selama puasa.
Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering dapat menjadi strategi efektif untuk mencegah rasa lapar berlebihan. Hal ini juga membantu menjaga sistem pencernaan tetap aktif sepanjang hari.
Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif
Hidrasi merupakan aspek yang sangat penting saat berpuasa, terutama bagi lansia yang lebih rentan terhadap risiko dehidrasi. Disarankan untuk meminum cukup air antara waktu berbuka dan sahur.
Minuman seperti air kelapa atau teh herbal dapat menjadi pilihan sehat. Sebaiknya, menghindari minuman berkafein dan bersoda yang dapat berkontribusi terhadap dehidrasi harus diperhatikan.
Selama waktu berbuka hingga sahur, lansia sebaiknya membagi waktu untuk minum air dengan cukup agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Meskipun berpuasa, lansia tetap disarankan untuk melibatkan diri dalam aktivitas fisik ringan. Berjalan kaki di pagi atau sore hari sangat membantu dalam menjaga kebugaran tubuh.
Namun, penting untuk tidak memaksakan diri dan segera beristirahat jika merasa lelah atau pusing. Memilih waktu beraktivitas saat cuaca sejuk dapat mengurangi beban fisik.
Kegiatan ringan seperti yoga atau stretching pun dapat membantu mengurangi stres serta meningkatkan sirkulasi darah tanpa membebani tubuh.
Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: