BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 10:39 WIB

ASI Eksklusif Empat Bulan, Kunci Menekan Risiko Asma di Masa Depan

ASI Eksklusif Empat Bulan, Kunci Menekan Risiko Asma di Masa DepanASI Eksklusif Empat Bulan, Kunci Menekan Risiko Asma di Masa Depan

Pemberian ASI eksklusif selama empat bulan pertama ternyata dapat berfungsi sebagai langkah preventif yang efektif terhadap risiko asma pada anak-anak. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa manfaat tersebut tidak hanya berlaku di masa kanak-kanak, tetapi juga dapat berlanjut hingga usia dewasa.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa asma mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, dengan angka kematian mencapai 461 ribu jiwa pada tahun 2019. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya pola menyusui untuk kesehatan jangka panjang.

Manfaat ASI Sebuah Penemuan Baru

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Inger Kull, PhD, dari Karolinska Institutet, Swedia, melibatkan hampir 4.000 perempuan dan anak mereka dalam penelitian selama 24 tahun. Studi ini mengevaluasi berapa lama perlindungan yang diberikan oleh ASI terhadap risiko asma.

Kull menjelaskan, "Selama ini, penelitian menunjukkan bahwa ASI membantu menurunkan risiko asma di usia dini. Yang mengejutkan, manfaat tersebut ternyata masih dapat dirasakan hingga mereka memasuki usia dewasa muda." Hal ini menunjukkan bahwa ASI memiliki peran penting dalam kesehatan jangka panjang anak.

Observasi selama penelitian menunjukkan ada delapan titik usia dari 0 hingga 24 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi minimal pemberian ASI eksklusif selama empat bulan sudah cukup untuk memberikan perlindungan yang signifikan terhadap risiko asma.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan dalam Rapat Soal Royalti Lagu di DPR RI

Observasi dan Temuan Kunci

Dari hasil penelitian, diketahui bahwa anak yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki risiko yang lebih rendah terhadap asma hingga usia 24 tahun. Perlindungan paling kuat dirasakan hingga anak berusia 12 tahun, namun efek ini mulai memudar saat memasuki usia remaja hingga 24 tahun.

Faktor lingkungan dan gaya hidup di usia remaja memainkan peran signifikan dalam mempengaruhi risiko asma. Ini menunjukkan bahwa pola hidup sehat sangat penting setelah periode menyusui.

Peneliti mencatat bahwa tidak semua tipe asma memberikan respons yang sama terhadap lamanya pemberian ASI. Untuk asma persisten, risikonya menurun lebih drastis pada anak yang mendapatkan ASI eksklusif lebih dari empat bulan.

Efektivitas ASI Terhadap Berbagai Jenis Asma

Studi ini juga menyoroti efektivitas ASI dalam melindungi terhadap jenis-jenis asma, termasuk asma alergi. Bayi yang menunjukkan gejala pernapasan dini mendapat perlindungan yang kuat dari ASI, terutama saat memasuki usia sekolah dan remaja.

Namun, ASI tidak berpengaruh pada asma yang baru muncul saat dewasa atau asma non-alergi. Dengan begitu, hasil studi ini memberikan dorongan bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif.

Langkah sederhana di empat bulan pertama tersebut dapat menjadi investasi kesehatan yang berpengaruh hingga puluhan tahun ke depan.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

ASI Eksklusif Empat Bulan, Kunci Menekan Risiko Asma di Masa Depan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!