BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:19 WIB

Masalah Kuota BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan

Masalah Kuota BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai Penerima BantuanMasalah Kuota BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa ada 1.824 individu dari kategori 'orang kaya' yang terdaftar sebagai penerima BPJS Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Jakarta pada Rabu, 11 Februari 2026.

Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI

Data tersebut menyoroti permasalahan dalam kuota penerima manfaat BPJS PBI, di mana segmen masyarakat yang seharusnya memperoleh bantuan tidak dapat terakomodasi. Budi menegaskan pentingnya penataan data dalam tiga bulan ke depan.

Keterangan Mengenai Penerima BPJS PBI

Dalam rapat tersebut, Budi menjelaskan bahwa kelompok 1.824 individu ini termasuk dalam kategori desil 10, yaitu masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi berdasarkan pengeluaran per kapita. Mereka terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di bawah pengelolaan Kementerian Sosial.

Budi menekankan bahwa keakuratan data sangat penting untuk menentukan penerima BPJS PBI. 'Jadi memang dari data yang sudah di-clean up kemarin, Bapak Ibu lihat, ada juga orang kaya, paling kaya, desil 10 yang masuk PBI,' ujarnya.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Reaksi Publik dan Diskursus Sosial

Dampak Kuota Penerima Manfaat

Pernyataan dari Menkes tersebut menunjukkan bahwa adanya penerima manfaat yang berasal dari kategori orang kaya menyebabkan masalah kuota dalam program. 'Akibatnya ada orang yang harusnya masuk PBI tidak bisa masuk, karena PBI itu kan ada kuotanya sekitar 96,8 juta,' jelasnya.

Ketidakpuasan atas kondisi ini mendorong pemerintah untuk melakukan penataan data agar segmen masyarakat yang tidak berhak tidak lagi menerima bantuan. Saat ini, masih ada kelompok dengan desil 1 hingga 5 yang belum dapat terdaftar sebagai penerima PBI.

Rencana Penataan Ulang Data

Budi menginformasikan bahwa dalam waktu tiga bulan, pihaknya akan melakukan penataan ulang pada data penerima BPJS PBI JKN. Ini bertujuan agar individu dari kategori desil tinggi tidak lagi mencari keuntungan dari program yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok yang lebih membutuhkan.

Meskipun individu dari desil 10 akan dikeluarkan dari program, mereka akan tetap dapat mengakses layanan kesehatan hingga tiga bulan ke depan. 'Jadi kalau pun ada pasien katastropik, dia masih di desil 10, desil 9, 3 bulan ke depan dia tetap akan jalan,' demikian penjelasan Budi.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Masalah Kuota BPJS: 1.824 Orang Kaya Terdaftar Sebagai Penerima Bantuan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!