Menjaga Kesehatan Mental Melalui Penerapan Batasan Kerja
Di era yang serba cepat ini, banyak individu terjebak dalam rutinitas kerja yang tiada henti, yang berdampak signifikan pada kesehatan mental mereka.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan Izin Penjualan iPhone 17
Penerapan batasan kerja menjadi langkah krusial untuk menciptakan keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Bekerja tanpa menetapkan batasan dapat menyebabkan stres yang berkepanjangan, memicu gejala kelelahan mental dan fisik pada banyak individu.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa stres kerja ialah faktor penyebab utama banyak masalah kesehatan mental.
Ketika pekerjaan terus dilakukan tanpa istirahat, motivasi dan kreativitas menurun, mengakibatkan produktivitas yang semakin rendah meski waktu yang dihabiskan di tempat kerja bertambah.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak
Dengan menerapkan batasan kerja, individu dapat lebih fokus pada tugas yang ada, yang secara signifikan dapat meningkatkan hasil kerja.
Batasan waktu kerja juga memberikan kesempatan untuk bersosialisasi dan menjalani hobi, hal yang penting untuk mengisi ulang energi mental dan emosional.
Dr. Andi, seorang ahli kesehatan mental, menyatakan, 'menciptakan waktu untuk diri sendiri sangat penting dalam memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat dan memulihkan diri,' menekankan kebutuhan akan keseimbangan dalam kehidupan.
Jadwalkan waktu kerja yang tetap sebagai langkah pertama untuk memperbaiki manajemen waktu Anda.
Prioritaskan tugas agar fokus tidak terpecah, dengan menetapkan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Komunikasi dengan rekan kerja atau atasan mengenai waktu kerja juga perlu, sebagaimana yang disampaikan oleh CEO sebuah perusahaan teknologi, Rahmat Hidayat, 'Sampaikan kapan Anda akan offline atau tidak dapat dijangkau, ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk menjaga ekspektasi rekan kerja.'
Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: