Rekening Milik Karyawan Temukan Omzet Fantastis di Sektor Tekstil
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan temuan mencengangkan terkait sektor perdagangan tekstil di Indonesia. Sebuah rekening milik karyawan telah mencatat omzet mencapai Rp 12,49 triliun, menimbulkan pertanyaan tentang praktik di balik transaksi tersebut.
Baca juga: Uya Kuya Hadapi Penjarahan Rumah Setelah Viral Video Joget Anggota DPR RI
Dalam laporan tahunan untuk tahun 2025, PPATK menganalisis transaksi senilai Rp 934 triliun dan menemukan dugaan penyembunyian transaksi penjualan ilegal. Temuan ini merujuk pada penggunaan rekening pribadi untuk menyembunyikan omzet yang berpotensi merugikan negara.
Dalam analisis sepanjang tahun 2025, PPATK mencatat 173 hasil analisis dan 4 hasil pemeriksaan terkait sektor fiskal. Dari hasil tersebut, terungkap rekening karyawan yang terlibat dalam penyembunyian omzet hingga Rp 12,49 triliun.
PPATK menjelaskan bahwa rekening ini digunakan untuk transaksi dari penjualan ilegal di sektor perdagangan tekstil. Hal tersebut mengindikasikan praktik yang dapat merugikan pendapatan negara.
Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit
Berkenaan dengan temuan ini, PPATK melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Langkah ini bertujuan untuk mengontrol penghindaran kewajiban perpajakan agar tidak merugikan penerimaan negara.
Dalam laporan, PPATK menekankan bahwa kerja sama antara keduanya telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara. Kontribusi ini tercatat mencapai Rp 18,64 triliun dalam periode 2020 hingga Oktober 2025.
Selain temuan di sektor tekstil, PPATK mencatat masih banyak tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dapat mengancam integritas sistem keuangan. Oleh karena itu, PPATK berkomitmen untuk berperan aktif dalam mencegah tindak pidana ini.
PPATK menyatakan akan melakukan audit intensif terhadap praktik jual beli rekening, yang dianggap sebagai salah satu 'tulang punggung kejahatan virtual'. Ini juga diikuti dengan penguatan kerja sama internasional melalui pertukaran informasi.
Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: