BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 12:01 WIB

Fenomena Kelelahan Tanpa Aktivitas Fisik Signifikan

Fenomena Kelelahan Tanpa Aktivitas Fisik SignifikanFenomena Kelelahan Tanpa Aktivitas Fisik Signifikan

Banyak individu mengalami kelelahan meskipun tidak terlibat dalam aktivitas fisik yang signifikan. Hal ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk pola tidur yang tidak ideal dan stres mental berkepanjangan.

Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League

Kualitas Tidur yang Buruk

Tidur yang berkualitas memiliki dampak besar terhadap tingkat energi seseorang. Gangguan tidur akibat faktor eksternal seperti kebisingan atau pencahayaan dapat menghalangi tubuh dalam proses pemulihan.

Kurangnya durasi tidur yang sesuai, yakni antara tujuh hingga sembilan jam per malam, sering kali berkontribusi pada kelelahan yang dirasakan. Meskipun tampaknya durasi tidur memadai, kurangnya tidur REM juga dapat menjadi penyebab utama.

Selama fase tidur REM, banyak proses pemulihan terjadi, termasuk perbaikan jaringan tubuh dan penguatan sistem imun, yang sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Stres dan Kecemasan

Stres merupakan salah satu faktor penyebab kelelahan yang sering terabaikan. Dalam kondisi stres yang berkepanjangan, mental seseorang dapat terus-menerus dalam keadaan terjaga, menguras energi yang ada.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak

Bentuk emosi seperti kecemasan juga memengaruhi tingkat kelelahan. Pikiran yang terus menerus berputar dapat membuat tubuh merasa lelah tanpa melibatkan aktivitas fisik.

Mengelola stres dengan teknik relaksasi sebagaimana dianjurkan oleh American Psychological Association dapat membantu mengurangi rasa keletihan. Praktik seperti pernapasan dalam dapat meningkatkan energi dan fokus.

Kurangnya Aktivitas Fisik

Ironisnya, ketidakaktifan fisik dapat menyebabkan individu merasa lebih lelah. Tidak bergerak akan mengurangi stimulasi bagi sistem metabolisme, sehingga menimbulkan rasa lelah.

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan atau peregangan bisa meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang produksi endorfin, hormon yang dapat memberikan dorongan energi.

Para ahli merekomendasikan untuk melakukan minimal 30 menit aktivitas fisik setiap hari. Langkah ini berpotensi mengatasi kelelahan dan meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Kelelahan Tanpa Aktivitas Fisik Signifikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!