BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 10:06 WIB

Risiko Kesehatan Serius dari Penggunaan Vape yang Wajib Diketahui

Risiko Kesehatan Serius dari Penggunaan Vape yang Wajib DiketahuiRisiko Kesehatan Serius dari Penggunaan Vape yang Wajib Diketahui

Penggunaan vape kian meningkat di Indonesia, tapi dampak negatifnya terhadap kesehatan tak boleh diabaikan. Penelitian mengungkapkan, risiko yang menyertai pemakaian rokok elektrik ini justru setara dengan bahan tembakau lainnya.

Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League

Bahaya kesehatan dari vape seperti gangguan paru-paru, kecanduan nikotin, dan bahkan kemungkinan penyebab kanker harus menjadi perhatian. Terlebih, bagi ibu hamil, risiko ini semakin besar dan dapat mempengaruhi janin dengan serius.

Bahaya Kesehatan yang Ditimbulkan oleh Vape

Vape sering dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional, namun jangan salah, keduanya memiliki risiko kesehatan yang tidak bisa diabaikan. Kandungan nikotin dan bahan kimia dalam cairan vape bisa menyebabkan gangguan paru-paru, kecanduan, dan kerusakan organ dalam.

Satu di antara risiko besar dari penggunaan vape adalah exacerbasi asma serta masalah pernapasan lain. Uap yang dihirup bisa mengiritasi saluran napas, merangsang nasib penyakit paru di kalangan penggunanya.

Diacetyl, bahan yang ditemukan dalam beberapa cairan vape, juga menjadi ancaman serius. Paparan terhadap zat ini dapat menimbulkan kerusakan permanen pada jaringan paru-paru, yang dikenal dengan istilah popcorn lung.

Selain itu, paparan nikotin dalam jangka panjang dapat mengganggu fungsi kardiovaskular. Nikotin berpotensi meningkatkan tekanan darah dan menyempitkan pembuluh darah, memperbesar risiko penyakit jantung.

Dampak Negatif terhadap Pengguna dan Lingkungan

Kecanduan nikotin menjadi isu besar bagi banyak pengguna vape. Sifat adiktif dari nikotin membuat mereka kesulitan untuk menghentikan kebiasaan ini.

Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan

Penggunaan vape juga bisa mendorong pengguna untuk kembali ke rokok konvensional. Ketergantungan terhadap nikotin seringkali membuat mereka merasa perlu untuk mengonsumsi lebih banyak.

Uap yang dihasilkan vape tidak sepenuhnya aman, sebab mengandung berbagai zat kimia berbahaya yang bisa membahayakan kesehatan orang di sekitarnya. Meskipun tidak mengeluarkan asap, orang-orang di sekitar tetap terpapar risiko dari nikotin dan bahan berbahaya lainnya.

Kasus ledakan alat vape menjadi perhatian yang tidak dapat diremehkan. Beberapa pengguna melaporkan insiden di mana baterai vape meledak saat digunakan, berpotensi menyebabkan cedera yang serius.

Risiko Khusus untuk Ibu Hamil

Vape sangat berisiko bagi ibu hamil dan perkembangan janin. Sebagian besar cairan vape mengandung nikotin, yang dapat mengganggu pertumbuhan otak dan paru-paru janin, sehingga meningkatkan kemungkinan komplikasi.

Nikotin juga berdampak pada sistem peredaran darah ibu, mengurangi pasokan oksigen untuk janin. Beberapa penelitian menunjukkan, penggunaan vape selama kehamilan dapat berhubungan dengan kelahiran prematur dan berat badan janin yang rendah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Kesehatan Serius dari Penggunaan Vape yang Wajib Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!