Kasus Suspek 'Super Flu' Ditemukan di Kepulauan Riau, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Dinas Kesehatan Kepulauan Riau mengkonfirmasi adanya kasus suspek 'super flu', varian baru dari influenza A (H3N2) subclade K. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat agar tidak panik berlebihan dan tetap waspada.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Kondisi ini bukan yang pertama kali terjadi, dengan Menteri Kesehatan menegaskan bahwa perubahan yang terjadi pada varian ini mirip dengan varian COVID-19 yang sudah dikenal sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Moh Bisri, melaporkan bahwa kasus tersebut berawal dari seorang pasien di Kota Batam. Pasien ini mengalami gejala flu berat, seperti nyeri, pusing, dan mual setelah melakukan perjalanan umrah.
Saat ini, pasien sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Batam. Sampel yang diambil dari pasien telah dikirim ke Kementerian Kesehatan untuk dilakukan analisis lebih lanjut guna memastikan adanya infeksi varian 'super flu'.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Apabila hasil analisis menunjukkan terjangkitnya varian ini, pihak berwenang akan melakukan penelusuran kontak untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari virus.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa 'super flu' adalah jenis penyakit yang sudah dikenal dan bukan sesuatu yang baru. "Semua varian ini hanya perubahan dari yang sebelumnya," ungkapnya saat di wawancara di Depok.
Budi juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada tanpa panik. "Jadi kalau ditanya dari dulu sudah ada, jadi nggak usah terlalu khawatir," ujar Budi, menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah situasi ini.
Moh Bisri menjelaskan bahwa meskipun ada pasien terduga flu berat, tidak semua orang di sekitar pasien tersebut akan terinfeksi. Hal ini tergantung pada kondisi kesehatan dan sistem kekebalan tubuh masing-masing individu.
Gejala dari 'super flu' dapat mirip dengan flu biasa, tetapi dengan kemungkinan muncul dalam bentuk yang lebih berat. Jika seseorang mengalami gejala flu yang tidak kunjung membaik dalam waktu tiga hari atau mengalami sesak napas, segera mencari perawatan medis sangat dianjurkan.
Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: