BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 11:49 WIB

Memahami Risiko dari Konsumsi Matcha yang Berlebihan

Memahami Risiko dari Konsumsi Matcha yang BerlebihanMemahami Risiko dari Konsumsi Matcha yang Berlebihan

Matcha dikenal sebagai superfood kaya manfaat, namun konsumsi yang berlebihan dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video

Dari masalah pencernaan hingga risiko yang lebih serius, penting untuk memahami efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan matcha.

Apa itu Matcha?

Matcha adalah jenis teh hijau dari tanaman Camellia sinensis yang diolah dengan menggiling daun teh utuh menjadi bubuk halus. Dengan cara ini, semua kandungan nutrisinya, termasuk kafein dan katekin, dapat diserap tubuh secara maksimal.

Proses budidaya matcha melibatkan penanaman di bawah naungan selama 20-30 hari menjelang panen, yang meningkatkan kadar klorofil dan L-theanine. Hal ini berkontribusi pada rasa yang khas dan nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa.

Kandungan Kontaminan pada Matcha

Salah satu hal yang patut diperhatikan adalah bahwa matcha bisa mengandung kontaminan, seperti logam berat dan pestisida. Kandungan ini sangat bergantung pada kondisi pertumbuhan tanaman matcha.

Penelitian menunjukkan bahwa matcha yang berasal dari daerah tertentu berisiko mengandung zat berbahaya jika kualitas budidayanya tidak terjaga, sehingga pemilihan produk dengan sertifikasi yang baik menjadi hal yang sangat penting.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Risiko Kesehatan Terkait Konsumsi Berlebihan

Konsumsi matcha secara berlebihan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan. Misalnya, ahli gizi Vidhi Chawla mengingatkan tentang risiko gangguan hati dan ginjal, 'Manfaat matcha itu nyata, tapi risikonya juga ada jika dikonsumsi berlebihan.'

Selain itu, meskipun banyak yang mengaitkan matcha dengan kesehatan jantung, ada bukti bahwa konsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, terutama bagi individu yang sudah memiliki kondisi hipertensi.

Ibu hamil juga harus memperhatikan asupan matcha. Kafein yang terdapat dalam matcha dapat mengakibatkan risiko serius seperti keguguran dan gangguan perkembangan janin jika dikonsumsi berlebihan.

Alergi dan Risiko Kanker Kerongkongan

Sejumlah individu kemungkinan mengalami reaksi alergi akibat matcha, dengan gejala yang bisa berupa ruam atau sesak napas. Jika melihat tanda-tanda seperti itu, penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Mengonsumsi minuman panas, termasuk matcha, pada suhu tinggi memiliki risiko merusak lapisan kerongkongan, yang bisa meningkatkan kemungkinan terkena kanker. Oleh karena itu, disarankan untuk membiarkan matcha sedikit mendingin sebelum diminum.

Tinggi kandungan polifenol dalam matcha juga dapat menjadi pemicu gangguan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan, yang mungkin mengakibatkan mual dan diare.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Memahami Risiko dari Konsumsi Matcha yang Berlebihan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!