Makan dengan Perlahan: Langkah Menuju Kesehatan yang Lebih Baik
Kebiasaan makan dengan perlahan bukan sekadar tren, melainkan upaya signifikan untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa cara kita menikmati makanan dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan mental.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Dari pengendalian berat badan hingga kualitas pencernaan, pelan-pelan saat menikmati hidangan dapat memberikan berbagai manfaat penting. Aktivitas ini terbukti memberi waktu bagi tubuh untuk merasakan kenyang dan mengurangi risiko gangguan pencernaan.
Salah satu keuntungan utama dari makan pelan adalah kemampuan untuk mengontrol porsi makanan dengan lebih efektif. Ketika seseorang terburu-buru saat makan, risiko untuk mengonsumsi makanan berlebihan meningkat.
Sebuah penelitian dalam 'American Journal of Clinical Nutrition' menunjukkan bahwa orang berkecepatan makan lambat cenderung mempertahankan berat badan yang lebih sehat. Proses ini terkait erat dengan waktu yang dibutuhkan otak untuk menerima sinyal dari perut mengenai rasa kenyang.
Memberikan waktu lebih untuk mengunyah berarti tubuh dapat mencerna makanan dengan lebih efektif. Akibatnya, ini juga dapat mengurangi peluang terkena sembelit dan gangguan sistem pencernaan lainnya.
Baca juga: Memahami Keuangan Melalui Finfluencer: Panduan untuk Meningkatkan Literasi Finansial
Makan dengan lambat juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental. Saat menikmati hidangan secara perlahan, seseorang dapat lebih mengapresiasi rasa dan aroma, yang meningkatkan kepuasan saat bersantap.
Menurut Dr. Thich Nhat Hanh, suatu pemikir tentang kesadaran, "Makan dengan sadar adalah seni yang bisa memperbaiki hubungan kita dengan makanan dan diri sendiri." Pendekatan ini membantu individu lebih terhubung dengan makanan yang mereka konsumsi.
Kebiasaan ini dapat mengurangi kecenderungan memilih makanan kurang sehat, karena kesadaran meningkat saat proses makan dilakukan secara perlahan.
Untuk memulai kebiasaan ini, penting untuk tidak terburu-buru saat makan. Menghabiskan waktu minimal 20 hingga 30 menit untuk menikmati hidangan dapat membantu tubuh memahami rasa kenyang yang sebenarnya.
Hindari gangguan seperti televisi atau ponsel saat makan. Fokus pada makanan dan suasana dapat menciptakan pengalaman bersantap yang lebih memuaskan.
Teknik mengunyah makanan dengan baik juga penting. Semakin baik proses pengunyahan, semakin efisien sistem pencernaan bekerja, dan ini akan membantu perasaan kenyang muncul lebih cepat.
Baca juga: Destinasi Menakjubkan untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: