Mengenal Penyebab Nyeri di Telapak Kaki yang Perlu Diperhatikan
Nyeri di telapak kaki sering kali dianggap masalah sepele, padahal dapat mengindikasikan kondisi kesehatan yang lebih serius. Memahami penyebabnya sangat penting agar tidak diabaikan.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Tetap Bugar Di Rumah
Berbagai faktor dapat menyebabkan nyeri ini, dari yang sederhana hingga komplikasi kesehatan yang lebih kompleks. Mari kita telaah lebih dalam mengenai penyebab nyeri di telapak kaki.
Salah satu penyebab utama nyeri di telapak kaki adalah plantar fasciitis. Menurut informasi dari Very Well Health, kondisi ini terjadi karena peradangan pada jaringan penghubung di bawah kaki yang dikenal sebagai plantar fascia.
Gejala dari plantar fasciitis meliputi rasa nyeri yang terasa paling tajam ketika pertama kali meninggalkan tempat tidur di pagi hari. Beberapa faktor risiko termasuk kaki datar, obesitas, dan sering berjalan di permukaan keras.
Osteoarthritis juga dapat menyebabkan nyeri pada telapak kaki. Sebuah studi menunjukkan bahwa penderita osteoarthritis di lutut sering kali mengalami perubahan gaya berjalan, yang bisa menyebabkan peningkatan tekanan pada telapak kaki.
Sebuah penelitian yang tampil dalam jurnal Musculoskeletal Care tahun 2023 menekankan bahwa plantar fasciitis sering terjadi bersamaan dengan osteoarthritis lutut, khususnya apabila nyeri dirasakan di area tumit.
Metatarsalgia adalah kondisi lain yang umum menyebabkan nyeri di bagian depan telapak kaki. Keadaan ini disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada lima tulang metatarsal yang menimbulkan rasa sakit yang tajam, seringnya saat berdiri atau berlari.
Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan
Aktivitas fisik yang intens, seperti berlari atau melompat, seringkali berkontribusi pada kondisi ini. Selain itu, perempuan paruh baya lebih rentan terhadap metatarsalgia.
Kapalan dan kutil kaki juga merupakan penyebab munculnya nyeri. Kapalan terjadi akibat gesekan dari sepatu tidak tepat, sedangkan kutil muncul karena infeksi virus.
Menurut Healthline, kedua kondisi ini dapat diobati secara mandiri, kecuali jika muncul tanda infeksi atau individu memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, maka sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Kutil plantar, timbul akibat infeksi virus human papillomavirus (HPV), dapat menyakitkan dan menyebabkan perubahan cara berjalan. Kutil ini menyebar melalui kontak dengan orang lain atau benda bersangkutan.
Cleveland Clinic menyatakan bahwa kutil plantar dapat menyebabkan nyeri yang signifikan dan biasanya hilang dalam satu hingga dua tahun meskipun penderita mungkin menghindar untuk berjalan normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: