BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 17:34 WIB

Kemenkes Ajak Masyarakat Waspada Terhadap Gejala Awal Kusta

Kemenkes Ajak Masyarakat Waspada Terhadap Gejala Awal KustaKemenkes Ajak Masyarakat Waspada Terhadap Gejala Awal Kusta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap gejala kusta yang sering kali terlewatkan. Peringatan ini muncul seiring dengan meningkatnya kasus kusta yang melibatkan warga negara Indonesia di luar negeri.

Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif

Dalam satu tahun, lebih dari 10 ribu kasus kusta terdeteksi di Indonesia, menunjukkan bahwa penyakit ini tetap menjadi tantangan dalam kesehatan masyarakat.

Gejala Khusus Kusta yang Harus Dikenali

Kusta sering kali sulit dideteksi karena banyak yang menganggap gejalanya ringan. Aji Muhawarman dari Kemenkes menjelaskan, "Gejala kusta sering tidak menimbulkan rasa nyeri. Padahal, deteksi dan pengobatan dini sangat menentukan keberhasilan penyembuhan."

Masyarakat disarankan untuk mengenali tanda-tanda awal, seperti bercak kulit yang mati rasa dan tampak mengilap. Luka yang tidak terasa nyeri di bagian tangan dan kaki juga harus diwaspadai, serta adanya kesemutan pada anggota gerak.

Aji menambahkan, salah satu tantangan utama dalam penanganan kusta adalah rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan. Kebanyakan pasien baru datang ke fasilitas kesehatan saat sudah mengalami gangguan saraf yang parah.

Baca juga: Kontroversi Anggota DPR Dinonaktifkan Tanpa Pengurangan Gaji

Pentingnya Pengobatan Dini dan Tuntas

Kemenkes menegaskan bahwa kusta tidak mudah menular dan dapat disembuhkan apabila ditangani sedini mungkin. Pengobatan kusta di Puskesmas tersedia secara gratis, dan hal ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi angka kejadian kusta.

"Kalau menemukan gejala seperti itu, jangan menunda. Segera datang ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Pengobatan kusta gratis dan harus dijalani sampai selesai," tegas Aji.

Meningkatkan kesadaran tentang gejala awal sangat penting, karena hal ini dapat mencegah komplikasi lebih lanjut dan menurunkan angka penularan bagi masyarakat.

Menghapus Stigma terhadap Pengidap Kusta

Selain fokus pada aspek medis, Kemenkes juga berupaya untuk menghapus stigma yang sering dialami oleh pengidap kusta. Diskriminasi ini menjadi penghalang untuk penemuan kasus dan pengobatan yang lebih cepat.

Aji mengungkapkan, "Stigma dan diskriminasi justru memperburuk situasi. Kusta adalah penyakit yang bisa disembuhkan, bukan untuk ditakuti atau dijauhi."

Dengan ancaman kusta yang semakin nyata, terutama setelah beberapa kasus di luar negeri, diharapkan masyarakat lebih peduli dan bersedia melakukan deteksi dini untuk menurunkan angka penularan di dalam negeri.

Baca juga: Pentingnya Mengenali Tanda Awal Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemenkes Ajak Masyarakat Waspada Terhadap Gejala Awal Kusta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!