BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 14:27 WIB

Pemerintah Percepat Pengembangan Mobil Nasional: Insentif Mobil Listrik Dihentikan

Pemerintah Percepat Pengembangan Mobil Nasional: Insentif Mobil Listrik DihentikanPemerintah Percepat Pengembangan Mobil Nasional: Insentif Mobil Listrik Dihentikan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa insentif bea masuk nol persen untuk mobil listrik tidak akan berlanjut hingga 2026.

Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik

Anggaran tersebut akan dialihkan untuk mendukung pengembangan mobil nasional guna memajukan industri otomotif dalam negeri.

Keputusan Pemerintah Mengenai Insentif Mobil Listrik

Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa keputusan untuk tidak memperpanjang insentif mobil listrik, yang berakhir pada 31 Desember 2025, adalah untuk menitikberatkan fokus pada pengembangan mobil nasional.

Dia menegaskan, 'Anggaran insentif mobil listrik mau dialihkan ke mana? Anggarannya tentu kita punya perencanaan mobil nasional.' Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat industri lokal.

Pemberian insentif berupa penghapusan bea masuk untuk impor unit completely built up (CBU) mobil listrik yang dimulai sejak Februari 2024, menarik perhatian enam perusahaan otomotif yang terlibat.

Dampak terhadap Produsen dan Industri Otomotif

Perusahaan-perusahaan tersebut seperti BYD, Vinfast, dan Geely diharuskan memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) selama fase kewajiban produksi yang dimulai tahun 2026.

Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy

Ketidakpatuhan terhadap syarat tersebut dapat berakibat pada klaim Bank Garansi oleh pemerintah untuk menutupi utang produksi yang bersangkutan dengan program ini.

Airlangga menambahkan, 'Pemerintah sudah memberikan berbagai insentif, jadi mereka tinggal buat (mendirikan pabrik),' mengingatkan para produsen untuk segera mewujudkan komitmen mereka dalam mendirikan pabrik di tanah air.

Investasi dan Perspektif Masa Depan

Airlangga menggarisbawahi pentingnya konsistensi dari produsen otomotif untuk segera melanjutkan janji investasi di Indonesia.

Dengan menyebutkan contoh VinFast yang telah melakukan investasi dan membangun pabrik, ia berharap hal ini bisa menjadi acuan bagi perusahaan otomotif lainnya.

'Existing, dan VinFast bisa melakukan kedua-duanya (investasi dan membuat pabrik),' ungkapnya, menunjukkan adanya peluang dan tantangan bagi para pelaku industri.

Keputusan ini mencerminkan langkah strategis pemerintah untuk memastikan bahwa industri mobil nasional tidak hanya bergantung pada insentif, tetapi juga pada komitmen nyata dari para pelaku industri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pemerintah Percepat Pengembangan Mobil Nasional: Insentif Mobil Listrik Dihentikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!