BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 19:40 WIB

Dampak Perangkat Elektronik dan Polutan terhadap Kesuburan Pria

Dampak Perangkat Elektronik dan Polutan terhadap Kesuburan PriaDampak Perangkat Elektronik dan Polutan terhadap Kesuburan Pria

Paparan panas dan radiasi dari perangkat elektronik, seperti handphone dan laptop, dapat memengaruhi kesuburan pria. Hal ini menjadi perhatian utama dalam berbagai penelitian, terutama di kalangan pria usia produktif.

Baca juga: Denza Luncurkan MPV Mewah D9 dengan Harga Lebih Kompetitif

Penyimpanan handphone di saku celana dan penggunaan laptop di pangkuan dapat meningkatkan suhu area genital, yang berpotensi mengganggu proses pembentukan sperma.

Penjelasan Dampak Panas dan Radiasi

Suhu pada organ reproduksi pria sangat sensitif dan testis secara alami berada di luar rongga perut untuk berfungsi pada suhu yang lebih rendah. Ketika testis sering terpapar panas dari perangkat elektronik, proses spermatogenesis dapat mengalami gangguan.

Penggunaan laptop di pangkuan dan handphone di saku celana dapat menambah suhu di sekitar testis, yang berpotensi menurunkan kualitas sperma. Selain itu, radiasi dari perangkat ini juga menjadi perhatian, karena individu cenderung terpapar hampir setiap hari, menambah kompleksitas masalah kesuburan.

Hal ini semakin menjadi permasalahan di era modern, di mana pria tergantung pada teknologi dalam aktivitas harian mereka. Kebiasaan ini perlu diperhatikan dengan serius untuk menghindari konsekuensi yang lebih besar di kemudian hari.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit

Penurunan Kualitas Kesuburan

Dr. Dimas mengutip statistik dari sebuah penelitian di Amerika Serikat yang menunjukkan penurunan kualitas sperma dalam beberapa dekade terakhir. Ia menyatakan, "Sudah ada penelitiannya di Amerika bahwa pria 50 tahun yang lalu itu lebih subur daripada sekarang."

Perbandingan jumlah sperma pria subur dari 50 tahun lalu dengan saat ini menunjukkan penurunan signifikan, hingga 50 persen. Penurunan ini tidak hanya berlaku pada pria dengan masalah kesuburan, tetapi juga pada mereka yang sehat secara klinis.

Statistik ini menambah kekhawatiran tentang kesehatan reproduksi pria di tengah meningkatnya ketergantungan pada teknologi dan gaya hidup modern.

Pengaruh Polutan dan Zat Kimia

Pemaparannya terhadap polutan juga berkontribusi terhadap masalah kesuburan pria. Polutan ini bersumber dari lingkungan serta dari produk sehari-hari yang sering digunakan.

Contohnya, plastik yang mengandung BPA (Bisphenol A) dapat merusak regulasi hormon dalam tubuh. Dr. Dimas menegaskan, "Plastik mengandung BPA, dan BPA itu terbukti mengganggu regulasi hormon."

Selain plastik, beberapa produk perawatan diri seperti sabun dan sampo juga mengandung bahan kimia berpotensi berbahaya. Ini menunjukkan kompleksitas lebih lanjut mengenai lingkungan yang mempengaruhi kesuburan pria di era modern.

Baca juga: Menciptakan Kamar Tidur Nyaman untuk Tidur Berkualitas dengan Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Perangkat Elektronik dan Polutan terhadap Kesuburan Pria

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!