Klarifikasi Isu Pakan Harimau di Taman Margasatwa Ragunan
Isu mengenai pakan harimau di Taman Margasatwa (TM) Ragunan yang diduga dibawa pulang oleh pegawai kini jadi sorotan di media sosial. Pihak yang menyebar isu tersebut baru-baru ini memberikan klarifikasi melalui sebuah video.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Pemilik akun media sosial yang mengeluarkan pernyataan itu meminta maaf kepada pihak TM Ragunan dan pengurusnya atas pengakuan yang sebelumnya dilontarkan.
Pemilik akun Threads @andini.melda dalam klarifikasinya menyatakan bahwa pernyataan mengenai dugaan penjualan pakan harimau tidak didasarkan pada bukti yang kuat. Dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi TM Ragunan, ia mengungkapkan, "Saya ingin mengklarifikasi dan memohon maaf kepada Taman Margasatwa Ragunan, kepada pimpinan, serta jajarannya."
Sebelumnya, ia mengklaim bahwa anggota keluarganya membawa pulang pakan harimau dalam jumlah besar. Namun, setelah menyadari masalah tersebut, ia mengonfirmasi bahwa komennya bersifat asumsi pribadi yang tidak dapat dibuktikan.
Dalam pernyataan klarifikasinya, ia berkata, "Saya tidak memiliki bukti yang menunjukkan bahwa petugas Taman Margasatwa Ragunan melakukan tindakan tersebut." Permintaan maaf ini diharapkan dapat meredakan kesalahpahaman di kalangan masyarakat.
Baca juga: Aksi Pria Berjaket Ojol Viral di Atas Kereta KRL di Stasiun Cikini
Setelah isu viral tentang pakan harimau, pihak TM Ragunan menyatakan bahwa informasi itu tidak benar dan pengelolaan pakan telah dilakukan secara profesional. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga telah meninjau kondisi harimau di TM Ragunan.
Pramono menegaskan, "Kondisi harimau yang bernama Sri Deli itu sangat sehat dan jauh berbeda dari rekaman yang beredar." Ia menjelaskan bahwa video menunjukkan harimau dalam keadaan kurus kemungkinan direkam pada masa pandemi COVID-19 ketika operasional TM Ragunan terdampak.
Gubernur memastikan bahwa pemberian pakan di TM Ragunan diawasi dengan ketat. "Untuk proses pemberian pakan ini diawasi secara ketat dan ada yang bertanggung jawab secara khusus," tambahnya.
Kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama di Taman Margasatwa Ragunan, dan pengelolaan pakan secara profesional adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan satwa. Pemberian pakan yang tepat dan berjumlah cukup sangat krusial.
Pramono menekankan, "Yang diviralkan bahwa seakan-akan pakannya dibawa pulang ke rumah, nggak benar. Sekali lagi, nggak benar." Pernyataan ini bertujuan untuk menegaskan bahwa seluruh proses pemberian pakan dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
TM Ragunan juga terus berupaya meningkatkan komunikasi dengan publik untuk memastikan informasi yang beredar dapat diterima dengan baik dan menghindari kesalahpahaman di kalangan masyarakat.
Baca juga: Pilihan Olahraga Low Impact untuk Pemula
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: