BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 11 NOVEMBER 2025 • 15:24 WIB

Kopi: Lebih dari Sekadar Minuman Penyemangat, Bermanfaat untuk Pencernaan

Kopi: Lebih dari Sekadar Minuman Penyemangat, Bermanfaat untuk PencernaanKopi: Lebih dari Sekadar Minuman Penyemangat, Bermanfaat untuk Pencernaan

Kopi, minuman kawakan yang menjadi favorit banyak orang, ternyata memiliki manfaat yang lebih dari sekadar meningkatkan kewaspadaan. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kopi juga dapat membantu meredakan sembelit, masalah pencernaan yang umum terjadi di masyarakat.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Studi yang dipublikasikan dalam BMC Public Health menunjukkan bahwa konsumsi kopi berkafein dapat merangsang usus besar, berkontribusi pada proses buang air besar, terutama bagi orang dewasa muda.

Hubungan antara Kafein dan Sembelit

Konstipasi, atau sembelit, merupakan masalah pencernaan yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Penelitian menunjukkan bahwa kurangnya hidrasi, rendahnya asupan serat, dan kurangnya aktivitas fisik sering menjadi penyebabnya.

Para ilmuwan kini tengah menggali bagaimana kafein dalam kopi dapat memberikan dampak positif terhadap motilitas usus. Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa konsumsi kafein yang lebih tinggi berkorelasi dengan risiko sembelit yang lebih rendah.

Hasil analisis menunjukkan bahwa orang dewasa dengan konsumsi kafein yang tinggi memiliki kemungkinan sembelit 20 hingga 40 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kafein dalam jumlah sedikit. Temuan ini menandakan potensi kafein dalam memperbaiki kesehatan pencernaan.

Baca juga: Mencari Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Mekanisme Kerja Kafein dalam Memperbaiki Pencernaan

Kafein bertindak sebagai stimulan alami tidak hanya pada otak tetapi juga pada sistem pencernaan. Ketika dikonsumsi, kafein dapat memicu kontraksi pada usus besar, yang dikenal sebagai peristaltik, untuk membantu mendorong feses melalui sistem pencernaan.

Studi di BMC Public Health menunjukkan bahwa kopi berkafein memberikan respons kolon yang lebih kuat dibandingkan dengan air atau kopi tanpa kafein. Temuan ini mendukung peran kafein dalam meningkatkan aktivitas usus.

Senyawa dalam kopi seperti asam klorogenat juga berkontribusi dalam memperkuat mikrobiota usus. Mikroba ini berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan, dan konsumsi kopi dapat membantu mempertahankan keseimbangan mikroba yang sehat.

Tips Mengkonsumsi Kopi untuk Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Para ahli merekomendasikan agar konsumsi kopi dilakukan secara moderat, sekitar satu hingga dua cangkir per hari, untuk memaksimalkan efek positifnya. Mengonsumsi kopi di waktu yang tepat seperti di pagi hari atau setelah makan bisa memberikan manfaat lebih besar.

Penting untuk tetap terhidrasi dengan baik saat mengonsumsi kopi karena kafein dapat bersifat diuretik. Memadukan konsumsi kopi dengan cukup air dapat membantu menjaga kelembapan dalam pencernaan.

Pilihan jenis kopi yang lebih lembut juga disarankan untuk pencernaan, seperti kopi seduh dingin, dibandingkan dengan espresso yang kental. Menghindari tambahan berlemak seperti krim dan gula juga dapat memberikan hasil yang lebih baik.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Tetap Bugar Di Rumah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kopi: Lebih dari Sekadar Minuman Penyemangat, Bermanfaat untuk Pencernaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!