BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 11:10 WIB

Penelitian Terbaru Mengungkap 5% Orang Amerika Memiliki Risiko Genetik Kanker

Penelitian Terbaru Mengungkap 5% Orang Amerika Memiliki Risiko Genetik KankerPenelitian Terbaru Mengungkap 5% Orang Amerika Memiliki Risiko Genetik Kanker

Penelitian terbaru dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa hingga 5% orang Amerika, atau sekitar 17 juta individu, memiliki mutasi genetik yang meningkatkan kerentanan terhadap kanker.

Baca juga: Mengoptimalkan Kesehatan Mental Melalui Olahraga

Studi yang dipublikasikan di JAMA ini menekankan pentingnya memperluas skrining genetik untuk mengidentifikasi lebih banyak orang yang berisiko, terlepas dari riwayat kanker pribadi atau keluarga.

Temuan Utama Penelitian

Tim peneliti yang dipimpin oleh Joshua Arbesman, M.D., dan Ying Ni, Ph.D., menganalisis data dari lebih dari 400.000 peserta dalam Program Penelitian All of Us di National Institute of Health.

Penelitian ini menemukan bahwa mutasi genetik yang terkait dengan kanker mungkin lebih umum daripada yang diperkirakan sebelumnya, dengan lebih dari 3.400 mutasi unik teridentifikasi di antara lebih dari 70 gen yang dikaji.

Temuan ini menunjukkan bahwa predisposisi genetik terhadap beberapa jenis kanker, seperti melanoma, sering kali kurang dikenali dalam praktik klinis sehari-hari.

Baca juga: Kontroversi Anggota DPR Dinonaktifkan Tanpa Pengurangan Gaji

Pentingnya Skrining Genetik

Dr. Arbesman mengungkapkan, 'Tes genetik secara tradisional hanya diperuntukkan bagi individu dengan riwayat keluarga yang kuat atau indikator risiko tinggi lainnya.'

Temuan ini menunjukkan bahwa banyak individu dengan varian berisiko tidak memenuhi kriteria tersebut, yang mengisyaratkan hilangnya peluang untuk deteksi awal kanker.

Lebih lanjut, penelitian ini menggarisbawahi bahwa skrining kanker yang rutin diperlukan untuk seluruh populasi, bukan hanya bagi yang memiliki latar belakang risiko.

Implikasi untuk Deteksi Dini

Dengan meningkatnya aksesibilitas terhadap tes genetik, Dr. Ni berharap temuan ini akan mendukung adopsi lebih luas terhadap skrining kanker rutin.

'Mengetahui prevalensi varian gen pada populasi umum akan memberi kita gambaran yang lebih jelas tanpa prasangka berdasarkan gaya hidup atau riwayat keluarga,' jelasnya.

Dr. Arbesman juga menekankan, 'deteksi dini tetap menjadi pertahanan terbaik melawan kanker,' menambahkan pentingnya melakukan skrining secara rutin karena luasnya varian risiko yang ditemukan.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penelitian Terbaru Mengungkap 5% Orang Amerika Memiliki Risiko Genetik Kanker

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!