BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 21:40 WIB

Menteri Kesehatan Ungkap Faktor Penyebab Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Kesehatan Ungkap Faktor Penyebab Keracunan dalam Program Makan Bergizi GratisMenteri Kesehatan Ungkap Faktor Penyebab Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan berbagai faktor penyebab keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah mencuat sejak awal tahun 2025.

Baca juga: Mencari Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR, ia menjelaskan bahwa bakteri, virus, dan bahan kimia merupakan penyebab utama yang perlu diperhatikan.

Bakteri dan Virus Penyebab Keracunan

Dalam Rapat Kerja di Jakarta, Budi menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukan adanya sejumlah bakteri seperti Salmonella, E. Coli, Bacillus Cereus, Staphylococcus Aureus, Clostridium Perfringens, Listeria monocytogenes, Campylobacter Jejuni, dan Shigella.

Selain bakteri, ia juga mengidentifikasi beberapa virus yang dapat menyebabkan keracunan, termasuk Norovirus, Rotavirus, dan Hepatitis A.

Bahan kimia berbahaya seperti nitrit dan scombrotoxin juga terdeteksi pada beberapa kasus. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap kesehatan dan keamanan makanan.

Baca juga: Kecerdasan Buatan Membuka Era Baru dalam Perawatan Keguguran

Modul Edukasi untuk Mitigasi Keracunan

Kementerian Kesehatan telah menyiapkan modul edukasi yang akan disebarkan ke sekolah-sekolah untuk membantu mengurangi risiko keracunan.

Modul ini berisi informasi mengenai gejala awal keracunan dan langkah mitigasi yang perlu diambil di lingkungan sekolah.

Budi menjelaskan, dengan modul ini, sekolah diharapkan dapat dengan cepat mengidentifikasi gejala keracunan dan mengetahui sumber serta penyebabnya.

Rekomendasi untuk Pengelolaan Makan Bergizi Gratis

Menkes Budi menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis demi kesehatan masyarakat.

Proses pemantauan dan pengawasan harus dilaksanakan secara rutin untuk memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai keamanan pangan.

Edukasi kepada pengelola makanan tentang bahaya keracunan juga menjadi fokus utama dalam meminimalisir risiko keracunan di masa mendatang.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menteri Kesehatan Ungkap Faktor Penyebab Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!