Tahu, sebagai sumber protein yang populer, sering kali menjadi pilihan utama dalam masakan Indonesia. Namun, banyak yang menghadapi tantangan saat mencoba menggoreng tahu, karena mudah hancur saat dimasak.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Memilih Tahu yang Tepat
Langkah pertama dalam pengolahan tahu adalah pemilihan jenis yang sesuai. Tahu putih dan tahu kuning memiliki karakteristik tekstur yang berbeda; umumnya, tahu kuning lebih kokoh dan cocok untuk proses penggorengan.
Penting untuk memilih tahu yang segar dan minim kandungan air. Penggunaan tahu yang terlalu basah akan berisiko besar menyebabkan tahu hancur saat dipanaskan.
Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat untuk Kesehatan Kulit
Pengeringan Tahu
Sebelum proses penggorengan, tahap pengeringan tahu sangatlah krusial. Menggunakan tisu dapur untuk menyerap kelebihan air menjadi salah satu metode yang efektif.
Metode lain yang sering diterapkan adalah menekan tahu menggunakan benda berat untuk mengeluarkan lebih banyak kelembapan. Ini diharapkan dapat memperkuat tekstur tahu saat dimasak.
Teknik Menggoreng yang Benar
Saat menggoreng tahu, memastikan minyak dalam keadaan cukup panas adalah kunci sukses. Minyak yang tidak mencapai suhu ideal dapat mengakibatkan tahu menempel dan mudah hancur.
Suhu optimal untuk menggoreng tahu biasanya berada di antara 170 hingga 180 derajat Celsius. Selain itu, disarankan untuk tidak menggoreng terlalu banyak tahu sekaligus agar suhu minyak tetap terjaga.
Baca juga: Olahraga Teratur: Investasi Kesehatan Jantung yang Tak Boleh Diabaikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: