Hari Membaca Nyaring Sedunia atau World Read Aloud Day akan jatuh pada 4 Februari 2026 di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi membaca dan mempromosikan literasi secara global.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Dihujat Soal Pilihan Politik
Di bawah naungan LitWorld, kegiatan ini tidak hanya menyasar anak-anak tetapi juga bertujuan memperkuat komunitas melalui kekuatan cerita. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersama banyak individu akan berperan aktif dalam meramaikan hari spesial ini.
Asal-usul Hari Membaca Nyaring Sedunia
Hari Membaca Nyaring Sedunia diselenggarakan pertama kali pada tahun 2010. Kegiatan ini digagas oleh LitWorld, yang berfungsi sebagai organisasi nirlaba yang fokus pada penguatan literasi dan budaya membaca.
Membaca dengan lantang terbukti dapat meningkatkan kemampuan mengeja anak-anak serta membangun empati. Hal ini terjadi karena anak-anak dapat menghubungkan diri dengan karakter-karakter dalam cerita yang dibacakan.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Tanggal dan Acara Hari Membaca Nyaring Sedunia 2026
Di Indonesia, peringatan Hari Membaca Nyaring Sedunia 2026 akan dilaksanakan pada 4 Februari. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) akan mengadakan kegiatan yang menyenangkan dan ramah anak.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto, menjelaskan bahwa acara ini merupakan cara untuk memperkuat budaya baca dan kecakapan literasi antara anak-anak. Rangkaian acara dirancang agar lebih interaktif dan menarik.
Persiapan dan Harapan Perpusnas
Perpusnas memastikan bahwa acara ini akan menyenangkan tanpa adanya rangkaian sambutan pejabat yang formal. Kegiatan ini diharapkan bisa menggugah minat baca anak-anak sejak dini.
Suharyanto menjelaskan bahwa mereka berharap kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar perayaan biasa. Dengan pengalaman menyenangkan, diharapkan anak-anak akan lebih tertarik untuk membaca dan mencintai dunia buku.
Baca juga: Aksi Pria Berjaket Ojol Viral di Atas Kereta KRL di Stasiun Cikini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: