BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 01:36 WIB

Makna Mendalam Kue Keranjang dalam Perayaan Imlek

Makna Mendalam Kue Keranjang dalam Perayaan ImlekMakna Mendalam Kue Keranjang dalam Perayaan Imlek

Kue keranjang menjadi salah satu hidangan ikonik dalam perayaan Imlek, bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan juga sangat bermakna.

Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League

Keberadaannya hadir untuk menciptakan momen penuh harapan dan kebersamaan di setiap rumah yang merayakannya.

Asal Usul dan Sejarah Kue Keranjang

Kue keranjang, yang dikenal dalam bahasa Mandarin sebagai 'Nian Gao', memiliki tradisi yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Secara harfiah, nama ini berarti 'kue tahun baru', di mana 'Nian' berarti tahun dan 'Gao' berarti kue.

Dahulu, kue ini disiapkan sebagai persembahan kepada dewa dan leluhur untuk memohon berkah. Saat ini, kue keranjang menjadi bagian integral dari ritual kebersamaan di tengah perayaan Imlek.

Setiap komponen dalam kue keranjang membawa makna simbolis, seperti ketan yang diartikan sebagai simbol kekuatan dan ketahanan. Proses pembuatannya yang panjang menggambarkan nilai kerja keras dan keteguhan.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan di Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video

Simbolisme Kue Keranjang dalam Kebudayaan Tionghoa

Dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran, kue keranjang disajikan pada tanggal 1 Imlek sebagai tanda harapan akan tahun yang lebih baik. Momen ini diisi dengan kehangatan saat anggota keluarga berkumpul untuk menikmatinya.

Dalam konteks budaya Tionghoa, menikmati kue keranjang bersama melambangkan persatuan dan kekompakan dalam keluarga. Setiap potongan yang dibagikan merepresentasikan harapan bahwa hubungan di antara anggota keluarga akan semakin erat.

Kue keranjang juga dibagikan kepada teman dan tetangga, yang menunjukkan sikap saling berbagi. Ritual ini menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan saat merayakan Imlek.

Variasi Kue Keranjang di Seluruh Indonesia

Walaupun memiliki bentuk dan bahan dasar yang serupa, kue keranjang memiliki banyak variasi di berbagai daerah di Indonesia. Di Jakarta, misalnya, penyajiannya sering dipadukan dengan kelapa parut, memberikan rasa yang khas.

Sementara di daerah lain seperti Bali dan Medan, variasi kue ini sering disertai bahan lokal seperti pisang atau kacang. Kreativitas masyarakat dalam menghormati tradisi terlihat jelas melalui keberagaman ini.

Variasi kue keranjang membuat pengalaman perayaan semakin kaya, menciptakan ciri khas masing-masing daerah sambil tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang ada.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua pada Psikologi Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Makna Mendalam Kue Keranjang dalam Perayaan Imlek

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!