BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 11:23 WIB

Perjalanan Sushi: Dari Tradisi Jepang Menjadi Kuliner Global

Author

Perjalanan Sushi: Dari Tradisi Jepang Menjadi Kuliner GlobalPerjalanan Sushi: Dari Tradisi Jepang Menjadi Kuliner Global

Sushi, kuliner ikonik asal Jepang, memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Sejak zaman kuno, sushi telah berkembang menjadi hidangan yang dihargai di seluruh dunia.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Proses evolusi sushi mencerminkan kombinasi antara tradisi, inovasi, dan pengaruh berbagai budaya. Artikel ini menggali perjalanan sushi dari awal munculnya di Jepang hingga dikenal secara global.

Sejarah Awal Sushi di Jepang

Asal usul sushi dapat ditelusuri kembali ke abad ke-8 di Jepang. Pada masa itu, teknik pengawetan ikan melalui fermentasi nasi digunakan, yang dikenal dengan nama 'narezushi'.

Proses ini memanfaatkan nasi sebagai media fermentasi untuk menyimpan ikan selama berbulan-bulan. Setelah ikan selesai, nasi biasanya dibuang, dan hanya ikan yang dikonsumsi.

Seiring waktu, metode ini mengalami perubahan, terutama selama periode Edo (1603-1868), yang menandai awal sushi modern.

Baca juga: Rekor Baru di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool dan Aktivitas Klub Premier League

Evolusi Sushi Menjadi Hidangan Modern

Sekitar akhir abad ke-18, sushi mulai berkembang menjadi bentuk yang lebih dikenal saat ini dengan munculnya 'hizomaki', atau sushi gulung. Proses penyajian sushi pun semakin dipermudah, dengan menciptakan sushi yang lebih praktis dan cepat disiapkan.

Pada periode ini, sushi menjadi makanan yang semakin populer, terutama di Tokyo. Perkembangan teknologi dapur dan perubahan preferensi makanan turut mempengaruhi popularitasnya.

Dengan inovasi ini, sushi disajikan dalam berbagai bentuk, seperti nigiri dan maki, yang menonjolkan kesegaran ikan serta bahan-bahan berkualitas tinggi.

Sushi dalam Konteks Global

Memasuki abad ke-20, sushi mulai menarik perhatian global, khususnya setelah Perang Dunia II. Masyarakat di berbagai negara mulai mengadopsi dan memodifikasi sushi sesuai dengan selera lokal.

Restoran sushi pertama di Amerika Serikat dibuka pada tahun 1966, menandai awal penyebaran budaya sushi internasional. Berbagai variasi sushi pun muncul, termasuk California roll, sebagai respons terhadap preferensi rasa masyarakat Amerika.

Saat ini, sushi tidak hanya populer di Jepang, tetapi juga menjadi salah satu hidangan ikonik di banyak negara di seluruh dunia, menjadikannya simbol dari budaya makanan global.

Baca juga: Patung Superhero Milik Anggota DPR Ini Jadi Korban Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perjalanan Sushi: Dari Tradisi Jepang Menjadi Kuliner Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!