Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 20:09 WIB

Gaya Vintage Kembali Menyita Perhatian di Indonesia

Author

Gaya Vintage Kembali Menyita Perhatian di Indonesia

Gaya vintage kini kembali mencuri perhatian di masyarakat Indonesia, menciptakan tren yang tak hanya berdampak pada fashion, tetapi juga pada dekorasi rumah. Nuansa klasik ini berhasil menyentuh hati banyak orang dan menjadi lebih dari sekadar tren.

Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy

Berbagai elemen dari dekade sebelumnya kembali muncul, menghadirkan keindahan dan keunikan zaman lampau. Tren ini mencerminkan penghayatan terhadap estetika yang kaya akan sejarah, di mana orang tidak hanya mengingat, tetapi juga merayakan warisan budaya.

Fashion Vintage: Kembali ke Masa Lalu

Fashion vintage menjadi salah satu aspek paling terlihat dalam tren ini. Banyak orang mulai mengenakan pakaian dari tahun 70-an hingga 90-an yang dipadukan dengan sentuhan modern.

Desainer lokal juga aktif dalam menciptakan koleksi baru yang terinspirasi dari gaya klasik. Misalnya, gaun dengan motif floral yang terinspirasi dari era retro sangat diminati di berbagai acara.

Aksesori seperti tas kulit dan sepatu loafers kembali menjadi pilihan utama. Pengaplikasian warna-warna pastel seolah membangkitkan kenangan indah akan gaya yang pernah menjadi primadona.

Baca juga: Memahami Keuangan Melalui Finfluencer: Panduan untuk Meningkatkan Literasi Finansial

Dekorasi Rumah Bernuansa Vintage

Tak hanya fashion, gaya vintage juga menyusup ke interior rumah. Semakin banyak orang yang menghias rumah mereka dengan furnitur antik yang memiliki cerita di baliknya.

Perpaduan barang-barang modern dengan elemen vintage menciptakan atmosfer hangat dan nyaman. Contohnya, penggunaan lampu gantung klasik dapat menambah keindahan ruangan.

Dekorasi sebagai bagian dari gaya hidup menunjukkan pergeseran dari tren minimalis sebelumnya. Kini banyak yang mencari barang-barang dengan karakter dan sejarah, mengindikasikan penghargaan terhadap keunikan yang ditawarkan oleh barang-barang vintage.

Kembali Menghargai Warisan Budaya

Kembali mencintai gaya vintage menggambarkan keinginan masyarakat untuk menghargai warisan budaya. Masyarakat kini lebih sadar bahwa setiap barang lama memiliki sejarah dan cerita yang bisa diceritakan.

Komunitas acara dan bazaar vintage mulai bermunculan, memberikan ruang bagi penggemar untuk bertukar barang atau properti unik. Ini bukan sekadar jual beli, tetapi juga berbagi cerita dan pengalaman.

Di era digital, media sosial berfungsi sebagai platform bagi banyak orang untuk mengekspresikan cinta terhadap gaya vintage. Dari Instagram hingga TikTok, banyak yang berbagi foto dan video terinspirasi oleh estetika klasik.

Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan dalam Rapat Soal Royalti Lagu di DPR RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU