Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 16:06 WIB

Tren Quiet Luxury: Gaya Minimalis yang Semakin Dikenal di Indonesia

Author

Tren Quiet Luxury: Gaya Minimalis yang Semakin Dikenal di Indonesia

Quiet luxury, sebuah konsep fashion minimalis, kini semakin dikenal di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dengan menekankan kualitas bahan daripada ornamen mencolok, gaya ini memberikan alternatif baru dalam berpakaian.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Perubahan ini mencerminkan pergeseran nilai, di mana masyarakat lebih menghargai kesan dari penampilan daripada simbol kekayaan yang berlebihan. Tren ini mulai merangkul berbagai kalangan di Indonesia, menciptakan paradigma baru dalam cara berpakaian.

Asal Usul Quiet Luxury

Quiet luxury muncul sebagai tanggapan terhadap kelebihan kekayaan dan konsumsi berlebihan dalam industri mode. Istilah ini populer seiring bertambahnya kesadaran akan etika dan keberlanjutan dalam fashion.

Desainer saat ini berinovasi dengan mengurangi elemen berlebihan dalam desain dan fokus pada kualitas. Hal ini selaras dengan era digital, di mana penampilan fisik dan kepribadian saling terkait.

Kesadaran akan keberlanjutan ini telah memicu perubahan dalam cara orang memilih pakaian. Mereka kini lebih memilih gaya yang mempertimbangkan etika dan nilai-nilai keberlanjutan.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Ciri-Ciri Fashion Minimalis

Fashion minimalis ditandai dengan palet warna netral dan siluet sederhana yang tetap elegan. Pakaian dalam kategori ini umumnya menggunakan bahan berkualitas tinggi yang tahan lama.

Desain yang bersih tanpa banyak hiasan memberikan kesan bahwa pemakainya mengutamakan kenyamanan. Ini menunjukkan nilai estetika yang tidak berlebihan dan menghargai keanggunan sederhana.

Tren ini juga mencerminkan perubahan pandangan masyarakat terhadap fashion, di mana mereka mulai menghargai kesederhanaan dan keaslian.

Quiet Luxury di Indonesia

Di Indonesia, tren quiet luxury mulai merasuk ke dalam kalangan masyarakat urban. Brand lokal berupaya menerapkan konsep ini, menawarkan koleksi yang menjaga kualitas sambil menghormati kearifan lokal.

Pandemi telah mendorong individu untuk berpikir lebih kritis tentang pilihan fashion mereka. Masyarakat kini mulai mempertimbangkan dampak lingkungan dari pilihan yang mereka buat.

Kesadaran ini menjadi langkah positif ke arah pola konsumsi yang lebih berkelanjutan, sejalan dengan nilai-nilai yang diusung oleh quiet luxury. Brand lokal pun beradaptasi dengan permintaan pasar yang semakin mengutamakan kualitas.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU